Ancaman Klaster Keluarga Mengintai, Pakai Masker Di Rumah Efektif Cegah Corona?
Health
COVID-19 di Indonesia

Klaster penyebaran virus corona di lingkungan keluarga terus bermunculan. Kini, muncul imbauan agar masyarakat menggunakan masker saat di rumah demi mencegah penularan COVID-19. Apakah efektif?

WowKeren - Indonesia banyak melaporkan munculnya kasus virus corona di lingkungan keluarga. Banyaknya klaster penyebaran COVID-19 di keluarga ini lantas mulai memunculkan pertanyaan terkait pentingnya memakai masker saat berada di dalam rumah.

Selama ini, pemakaian masker selama pandemi lebih dianjurkan untuk aktivitas di luar rumah atau tempat umum. Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Agus Dwi Susanto lantas menjelaskan perlu tidaknya memakai masker saat berada di rumah demi mencegah klaster keluarga.

Agus mengatakan jika tidak semua orang perlu memakai masker saat berada di dalam rumah. Namun, pemakaian masker sangat dianjurkan di rumah jika ada anggota keluarga yang positif terinfeksi virus corona dan menjalani isolasi mandiri. Situasi tersebut dinilai berisiko tinggi menularkan COVID-19 sehingga diharapkan seluruh anggota keluarga sering mengenakan masker di rumah.

Selain itu, pemakaian masker juga dianjurkan jika seseorang lebih banyak menghabiskan aktivitasnya di tempat umum dan tinggal bersama orang yang rentan terinfeksi. Diantaranya orang lanjut usia hingga yang memiliki penyakit penyerta (komorbid). Pemakaian masker dinilai dapat melindungi anggota keluarga lain yang memang sudah rentan dan memiliki risiko tinggi terkena dampak fatal COVID-19.


"Apabila kita memang orang yang beraktivitas di luar rumah, disarankan (menggunakan masker)," kata dr Agus dalam konferensi pers di BNPB seperti dilansir dari Detik, Senin (21/9). "Selama berkontak dengan keluarga kita yang rentan tersebut, maka sebaiknya di dalam rumah tetap menggunakan masker."

Selain itu, Agus juga mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 saat berada di rumah. Diantaranya adalah rajin membersihkan tangan dan selalu membersihkan diri setelah beraktivitas di luar rumah.

Selain itu, orang yang sudah menghabiskan waktu di luar rumah juga diminta langsung berganti dan mencuci pakaian yang dipakainya. Pasalnya, risiko penularan COVID-19 diteliti dapat melalui virus yang menempel pada pakaian maupun benda-benda yang dikenakan.

Kasus penyebaran virus corona di Tanah Air sendiri terus meningkat tajam setiap harinya. Tercatat, Indonesia dalam beberapa minggu terakhir kerap memecahkan rekor tambahan lebih dari 3.000 kasus per hari, dan bahkan sempat menembus 4.000 kasus COVID-19 dalam 24 jam. Hingga Senin (21/9) siang, virus corona telah menginfeksi 244.676 orang di Indonesia.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts