Corona RI Pernah Diprediksi Berakhir 23 September, Malah Pecahkan Rekor Tembus 4.456 Kasus
Nasional
COVID-19 di Indonesia

SUTD Singapura pernah memprediksi wabah Corona di Indonesia akan berakhir pada 23 September 2020. Namun nyatanya pada tanggal yang sama Indonesia memecahkan rekor kasus harian.

WowKeren - Mulai akhir pekan lalu, perkembangan wabah COVID-19 di Indonesia seolah mulai memasuki babak baru dengan tambahan 4 ribu kasus positif nyaris setiap hari. Bahkan pada Rabu (23/9) kemarin sebuah rekor nasional kembali dicatatkan dengan menembus 4.465 kasus positif dalam interval waktu 24 jam.

Fakta rekor baru ini pun menjadi sorotan lantaran beberapa waktu lalu Singapore University of Technology and Design (SUTD) mengungkap prediksi soal kapan akhir wabah COVID-19 di Indonesia. Kala itu SUTD mengundur prediksi mereka, dari 6 Juni 2020 menjadi Rabu (23/9).

Dikutip dari laporan SUTD yang dirilis pada 3 Mei 2020 silam, instansi itu menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI) berbasis model matematika tipe susceptible-infected-recovered (SIR) untuk memprediksi kapan wabah berakhir. Model SIR ini diregresikan dengan data dari berbagai negara untuk memperkirakan kurva siklus hidup dan kapan pandemi akan berakhir di masing-masing negara dan dunia, dengan kode dari Milan Batista dan data terbaru yang dihimpun dari Our World in Data.


Dan akhirnya, terungkap bahwa Indonesia diprediksi mengakhiri wabah pada 23 September 2020. Namun SUTD juga menegaskan, prediksi yang didapat hanya ditujukan untuk penelitian dan pendidikan, serta sangat mungkin untuk terjadi kesalahan.

"Prediksi pada dasarnya tidak pasti. Pembaca harus mengambil prediksi apa pun dengan hati-hati," beber SUTD, dilansir pada Kamis (24/9). "Optimis yang berlebihan berdasarkan perkiraan tanggal akhir adalah berbahaya karena dapat melonggarkan disiplin dan kontrol kita dan menyebabkan perputaran virus dan infeksi, dan harus dihindari."

Namun nyatanya prediksi itu bisa dipastikan meleset mengingat pada tanggal yang sama Indonesia malah menorehkan rekor baru. Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencatat tambahan hingga 4.465 kasus positif sehingga total pasien Corona mencapai 257.388 orang.

DKI Jakarta masih menjadi penyumbang terbesar dengan 1.133 pasien positif COVID-19. Menyusul DKI, ada Jawa Barat yang melaporkan 516 kasus baru dan Jawa Timur dengan 338 kasus baru.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts