Tak Terapkan Lockdown, Negara Ini Disebut Berhasil Tekan Kasus COVID-19 dengan Herd Immunity
Rawpixel/McKinsey
Dunia
Pandemi Virus Corona

Profesor Biokompleksitas di Institut Niels Bohr di Kopenhagen mengatakan jika ada sejumlah bukti yang menunjukkan negara ini telah meningkatkan kekebalan mereka terhadap virus.

WowKeren - Penerapan herd immunity untuk menangani pandemi corona menjadi hal yang kontroversial untuk saat ini. Namun kekinian, ahli mengklaim jika sudah ada negara yang berhasil menerapkan herd immunity untuk menekan angka kasus COVID-19. Adalah Swedia, negara di Eropa yang disebut-sebut berhasil mengalahkan COVID-19 tanpa memberlakukan lockdown seperti negara-negara lain di dunia.

Di saat negara-negara Eropa mengalami lonjakan kasus positif COVID-19 yang cukup mengkhawatirkan, Swedia tetap mencatat tingkat infeksi yang rendah dan stabil. Misalnya jika dibandingkan dengan Inggris yang terdapat 69 kasus per 100.000 sedangkan di Swedia hanya 28 per 100.000 penduduk.

Padahal Swedia sama sekali tidak memberlakukan lockdown. Sementara itu di Prancis, tingkat infeksinya hampir tujuh kali lebih tinggi daripada di Swedia, dan di Spanyol sepuluh kali lebih tinggi.

Profesor biokompleksitas di Institut Niels Bohr di Kopenhagen Kim Sneppen mengatakan jika ada sejumlah bukti yang menunjukkan negara ini telah meningkatkan kekebalan mereka terhadap virus.


"Ada sebagian bukti bahwa orang Swedia telah mengembangkan imunitas pada virus ini," kata Kim kepada surat kabar Politiken seperti dilansir The Times, Kamis (24/9). "Yang bersama hal lain yang mereka lakukan untuk menghentikan penyebaran (Corona), cukup untuk mengendalikan penyakit itu."

Sebuah studi yang baru-baru ini dilakukan oleh Universitas Stockholm menunjukkan bahwa infeksi pada 43 persen populasi mungkin cukup untuk menerapkan herd immunity atau kekebalan kelompok. Kendati demikian, ada pendapat kontra yang kurang sepakat dengan hasil studi itu.

Kesimpulan semacam itu dianggap terlalu dini. Allan Randrup Thomsen, profesor virologi di Universitas Aarhus, menilai jika lonjakan juga mungkin akan terjadi di Swedia. "Saya pikir tidak dapat dikesampingkan bahwa Swedia juga akan mengalami lonjakan kasus," ujarnya.

Swedia memang dikenal sebagai negara yang "santai" dalam menghadapi pandemi ini. Hal tersebut bisa dilihat dari minimnya kebijakan-kebijakan strategis yang diambil oleh pemerintah setempat.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts