OPM Ancam Tembak Pesawat Sipil yang Melintas di Langit Papua
Nasional

TPNPB-OPM mengancam akan menembaki pesawat sipil yang melintas di Papua. Mereka tidak ingin ada pesawat sipil yang mengangkut logistik demi kepentingan TNI/Polri.

WowKeren - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengancam akan menembaki pesawat sipil yang melintas di langit Papua. Ancaman ini dilayangkan lantaran kelompok tersebut tidak ingin ada pesawat sipil yang mengangkut logistik demi kepentingan TNI/Polri.

Hal tersebut sebagaimana dikemukakan oleh Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom. Ia menilai jika logistik untuk keperluan TNI selama ini dikirimkan dengan menggunakan jalur udara.

"Kami siap, saya sudah perintahkan untuk semua pesawat sipil yang masuk siap tembak," kata Sebby dilansir CNN Indonesia, Senin (28/9). "Kami melihat TNI-Polri punya logistik makan, lain-lain dikirim pakai pesawat sipil."

Selain mengangkut keperluan logistik yang diperlukan TNI/Polri, Sambom juga menekankan agar pesawat sipil yang melintas tidak mengangkut personel TNI/Polri. "Oleh karena itu kami berikan peringatan tegas lagi. Mereka (pasukan TPNPB) siap tembak," ujar dia.


Masih dilansir CNN Indonesia, konflik antara TNI/Polri dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua masih berlanjut. Bahkan kian memanas dalam beberapa waktu terakhir.

Kelompok tersebut sempat menembaki rombongan polisi setelah mengantar Wakapolda Papua Brigjen Pol Matius D Fakhiri di Bandara Bilorai, Distrik Sugapa, Intan Jaya belum lama ini. "Kemarin kejadiannya, hari Jumat," kata Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw.

Adapun video rekaman kejadian tersebut ramai dibahas di jagat maya. Dalam video itu terlihat kontak tembak yang terjadi ketika warga tengah menurunkan barang dari pesawat untuk dimasukkan ke dalam sebuah truk. Tak pelak, aksi semacam ini menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.

Paulus bahkan menyebut akibat adanya aksi teror di wilayah Papua, menyebabkan sejumlah maskapai takut. Mereka akan berpikir dua kali sebelum mengangkut personel TNI/Polri. Maskapai tentu akan mempertimbangkan keselamatan kru mereka saat akan membawa anggota TNI/Polri.

"Teror yang dilakukan KKB kini berimbas kepada penerbangan maskapai," kata Paulus, Kamis (24/9). "Yang enggan mengangkut aparat keamanan TNI-Polri."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts