Karantina Hotel Gagal Total, Picu 18 Ribu Kasus Corona Dan 768 Kematian Di Australia
Reuters
Dunia
Pandemi Virus Corona

Australia dihantam dengan gelombang kedua pandemi virus corona, disebabkan oleh karantina di hotel yang gagal total hingga menimbulkan lebih dari 700 kematian akibat COVID-19.

WowKeren - Australia tengah menghadapi potensi gelombang kedua pandemi virus corona setelah dinilai gagal dalam melakukan karantina. Kasus COVID-19 meningkat tajam setelah karantina di negara bagian Victoria dinilai gagal.

Dilansir dari The Guardian, wilayah Victoria memang telah menerapkan kebijakan karantina di hotel-hotel. Sayang, karantina yang diterapkan di hotel-hotel tersebut justru dinilai menjadi tempat penyebaran virus corona baru.

Situasi ini dibuktikan dengan adanya laporan 18 ribu kasus COVID-19 baru yang muncul akibat kegagalan karantina yang dilakukan otoritas Victoria. Bahkan, kegagalan tersebut telah memicu lebih dari 700 kematian akibat virus corona.

Data ini terungkap berdasarkan laporan penyelidikan langkah karantina COVID-19 di hotel yang dirilis pekan ini. Dalam laporan ini, disebutkan bagaimana karantina di dua hotel negara bagian Victoria bertanggung jawab dalam menciptakan 18.418 kasus baru dan 768 kematian karena virus corona.


”Kegagalan program karantina hotel untuk mengatasi virus,” kata penasihat yang membantu penyelidikan ini, Ben Ihle dalam pernyataannya seperti dilansir dari The Guardian, Selasa (29/9). “Bertanggung jawab atas kematian 768 orang dan terinfeksinya sekitar 18.418 orang lainnya.”

”Seseorang hanya perlu berhenti dan merenungkan angka-angka itu untuk mengapresiasi besarnya kehancuran dan kehilangan,” sambungnya. “Ini adalah program yang gagal memenuhi tujuan utamanya, yakni untuk menjaga orang-orang aman dari virus.”

Ihle turut menjelaskan bagaimana jumlah kasus virus corona di Victoria meningkat secara tajam dari bulan Juni hingga sekarang. Pada bulan Juni lalu, Victoria mencatat 1.732 kasus virus corona. Namun di bulan September ini, sudah ada 20.150 kasus COVID-19 di Victoria.

”Pada 23 Mei, korban meninggal akibat COVID-19 di Victoria adalah 19 orang. Hingga hari ini, jumlah total kematian terkait COVID di Victoria adalah 787 orang,” jelas Ihle. “Hingga 15 Juni, Victoria mencatat 1.732 kasus terkonfirmasi COVID-19. Hingga hari ini, jumlahnya menjadi 20.150 kasus.”

Otoritas setempat lantas menyatakan jika penyebaran virus corona terjadi dari klaster hotel ke seluruh wilayah negara bagian Victoria, bahkan bertanggung jawab atas 99 persen penularan COVID-19 di wilayah tersebut. Hal ini diteliti dengan menggunakan pengurutan genom.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts