Pakar Jawab Misteri Keberadaan Terawan: Tak Usah Dicari, Tanya Ke Bos Saja Soal Corona
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Pakar beri jawaban soal misteri keberadaan Terawan Agus Putranto, sarankan publik bertanya langsung pada 'sang bos' soal corona lantaran Menkes tak bisa diandalkan.

WowKeren - Sosok Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto sedang mendapatkan sorotan dari publik. Sorotan ini muncul setelah jurnalis Najwa Shihab mewawancarai kursi kosong yang disediakan untuk Menkes Terawan pada Senin (28/9) malam.

Ketidakhadiran Terawan tentunya langsung membuat publik bertanya-tanya dimana keberadaan Menkes saat ini. Terlebih sejak pandemi virus corona merebak di Indonesia, sosok Menkes Terawan memang kerap menghilang dari pandangan publik dan memberikan pernyataan-pernyataan kontroversial jika muncul.

Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio lantas ikut menanggapi mengenai misteri keberadaan Menkes Terawan. Ia menyarankan kepada masyarakat untuk tidak perlu menantikan kemunculan Terawan di tengah pandemi virus corona.

Menurutnya, sosok Terawan justru dinilai akan sulit untuk memberikan penjelasan mengenai penanganan virus corona di Tanah Air kepada masyarakat. Oleh sebab itu, Agus menyarankan kepada masyarakat untuk bertanya langsung kepada Presiden Joko Widodo selaku pemimpin Terawan terkait penanganan COVID-19.


”Kita tidak bisa harapkan kehadiran Menkes,” ujar Agus seperti dilansir dari Kompas, Selasa (29/9). “Langsung saja bertanya ke bos-nya saja (Presiden Jokowi).”

Seperti yang diketahui, saat ini Jokowi sendiri telah meminta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan untuk menurunkan kasus virus corona dalam waktu dua minggu. Penugasan ini tentunya menciptakan kebingungan di tengah masyarakat. Pasalnya, penanganan pandemi COVID-19 sendiri semestinya merupakan tugas dari Menkes Terawan.

Lebih lanjut Agus menjelaskan mengenai faktor lain yang membuat Terawan menjadi jarang muncul di hadapan publik. Faktor ini berkaitan dengan pernyataan-pernyataan Terawan yang kerap memunculkan kontroversi. Hal ini sudah dilihat sejak awal pemerintah mengumumkan kasus corona pertama pada Maret lalu.

”Pak Menkes kalau ngomong sambil cengengesan (bercanda), tak ada kesan serius. Itu kesalahan juga. Lalu, Presiden saat itu membentuk Gugus Tugas,” papar Agus. “Sampai sekian lama ya Menkes tidak muncul, sebab komentarnya tidak friendly dan tidak memberi kejelasan kepada masyarakat.”

Leadership beliau tidak ada. Ini persoalannya,” sambungnya. “Sehingga tanyakan kepada presiden kenapa tidak diganti-ganti ya, atau Menkes memang sengaja tak dimunculkan. Saya tak tahu alasannya, tanyakan ke Presiden.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts