Latihan Paduan Suara di Ruang Tertutup, 30 Orang Positif COVID-19
Instagram/therivertroupegospel
Dunia
Pandemi Virus Corona

Kelompok itu menegaskan jika mereka telah menerapkan protokol pencegahan COVID-19. Namun sayangnya, jendela tempat mereka latihan harus ditutup demi menghindari nyamuk dan ngengat.

WowKeren - Sebanyak 30 orang anggota paduan suara di Spanyol dinyatakan positif COVID-19 setelah sebelumnya mereka melakukan latihan paduan suara di dalam ruangan tertutup.

Dilansir dari AP News, ruangan tersebut tidak memiliki cukup sirkulasi udara. The River Troupe Gospel, nama kelompok paduan suara itu, berlatih pada 11 September lalu atau lebih tepatnya dua hari menjelang pertunjukan.

Mereka akan tampil di sebuah festival lokal di Sallent, sebuah kota di provinsi Barcelona. Itu adalah pertunjukan publik pertama mereka sejak awal pandemi.

Pada 13 September, salah seorang peserta paduan suara dinyatakan positif COVID-19. Menindaklanjuti hal ini, 40 orang lainnya yang ikut dalam latihan itu kemudian diisolasi. Lalu usai pemeriksaan, pemerintah kota setempat menyebut ada 30 orang yang tertular.


Kelompok itu menegaskan jika mereka telah menerapkan protokol pencegahan COVID-19. Mulai dari pemeriksaan suhu badan saat kedatangan, mencuci tangan, jaga jarak hingga memakai masker. Namun sayangnya, jendela tempat mereka latihan harus ditutup demi menghindari nyamuk dan ngengat.

Para ahli telah sepakat jika dalam kondisi tertentu COVID-19 dapat menyebar di udara. Kondisi tertentu yang dimaksud adalah seperti selama prosedur medis atau ketika orang berada di dalam ruangan yang dekat sambil bernyanyi atau berteriak.

Hal ini sudah perah terjadi di Amerika Serikat. Praktik paduan suara di sana diidentifikasi sebagai acara superspreading di mana ratusan orang kemudian jatuh sakit oleh virus tersebut.

Sementara itu, untuk pertunjukan yang berlangsung pada 13 September, Balai kota Sallent yakin tidak ada risiko infeksi. Sebab pertunjukan di gelar di luar ruangan dengan tindakan pengamanan yang diperlukan.

Kendati demikian, para ahli kesehatan masih terus menyelidiki secara cermat terkait penyebaran virus melalui udara. Sementara itu, Spanyol sendiri masih tengah berjuang melawan gelombang kedua dari virus korona baru yang. Dibanding wilayah Eropa lainnya, penyebaran virus di negara ini diklaim lebih cepat.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts