Begini Cara WN Tiongkok Terpidana Mati Kasus Narkoba Berhasil Kabur dari Penjara
Nasional

Cai Changpan alias Antoni, seorang terpidana mati kasus narkoba, berhasil kabur dari Lapas Klas I Tangerang usai membuat lubang yang terhubung ke gorong-gorong sejauh 30 meter.

WowKeren - Beberapa waktu lalu seorang WN Tiongkok bernama Cai Changpan dilaporkan berhasil kabur dari Lapas Klas I Tangerang. Padahal narapidana yang juga dikenal sebagai Antoni ini sudah divonis hukuman mati pada 19 Juli 2017 oleh Pengadilan Negeri Kota Tangerang.

Cai Changpan dilaporkan kabur usai membuat lubang dari kamarnya yang ternyata tersambung ke gorong-gorong di bagian belakang lapas. Tentu menjadi pertanyaan besar, bagaimana bisa Cai Changpan melarikan diri?

Diungkap oleh rekan satu kamarnya, rupanya Cai Changpan sudah memiliki rencana pelarian sejak beberapa bulan silam. Rencana ini bisa tereksekusi dengan mengambil alat-alat bangunan dari proyek pembangunan dapur lapas.

"Dia (Cai Changpan) menggunakan ada sekop (untuk menggali). Termasuk alat-alat yang kami temukan di TKP itu seperti besi, obeng, pahat, karung, tanah," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Selasa (29/9).

Cai Changpan menggali lubang sejauh 30 meter itu dalam rentang waktu delapan bulan. "Jadi setiap dia mengeruk (tanah) dimasukkan plastik kemudian dia buang di tong sampah di dalam, nanti ditutupi lagi," jelas Yusri, dikutip dari Kompas.


Selain itu polisi juga mengamankan barang bukti lain seperti pakaian kotor, pompa air, dan selang. Kini polisi pun masih menyelidiki dari mana barang-barang bukti itu bisa didapat oleh Cai Changpan untuk dimasukkan ke dalam kamar.

Dari pemeriksaan CCTV terungkap para penjaga lapas baru menyadari kepergian Cai Changpan selang 11 jam setelah sang narapidana kabur. Dan dalam selang waktu itu Cai Changpan rupanya sudah sempat kembali ke rumahnya di Kawasan Tejo, Bogor, Jawa Barat.

"Pada saat pelarian itu kan ada 11 jam baru diketahui oleh pihak Lapas," terang Yusri. "Dari mulai dia melarikan diri terekam di CCTV, itu 11 jam baru di ketahui oleh petugas Lapas."

"Karena memang jeda waktu dia melarikan diri sekitar 4-5 jam," imbuhnya. "Itu dia sudah sampai di kediamannya di daerah Tejo, Bogor, Jawa Barat, sana."

Saat ini polisi pun masih dalam pencarian intensif terkait sosok sang narapidana. Termasuk di antaranya dengan memeriksa istri serta keluarga Cai Changpan yang sempat ditemui dalam pelariannya.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts