Sama-Sama Jago Dance, Taeyong dan Ten NCT Akui Dulunya Saingan Berat Saat Trainee
Selebriti

Taeyong membagikan salah satu alasan utama dia beruntung memiliki Ten sebagai rekan member dan teman. Leader subunit NCT 127 itu mengaku bahwa mereka pernah menjadi rival.

WowKeren - Melalui segmen wawancara "Welcome To Sun & Moon" yang dipandu Haechan dan Taeil NCT, Taeyong dan Ten sekali lagi dipasangkan bersama sebagai duo. Pada kesempatan ini, dua member yang juga bagian dari SuperM itu bercerita soal persaingan mereka di masa training.

Untuk menciptakan perasaan malu-malu yang menggemaskan, Haechan meminta keduanya untuk berbagi betapa berartinya mereka bagi satu sama lain. Dalam prosesnya, Taeyong mengungkapkan bahwa dia dan Ten dulunya adalah saingan sebagai trainee dan bagaimana hal itu membantu mereka meningkatkan kemampuan dan menjadi dekat.

Bagi Ten, Taeyong adalah seseorang yang menerima dan memahaminya. “Yang bisa aku katakan adalah bahwa aku merasa sangat nyaman dengannya. Dia membuatku merasa nyaman. Kami saling membaca pikiran dengan bertukar telepati," ujar Ten.

Dalam hal tampil di atas panggung, keduanya memiliki gaya yang sangat berbeda sehingga mereka bisa bersatu untuk menciptakan sesuatu yang segar, “Saat tampil bersamanya, aku merasa nyaman. Kami selalu berbagi ide baru,” lanjutnya.


Taeyong menambahkan dan berbagi mengapa menurutnya mereka cocok. "Aku pikir itu karena kami sering tampil bersama." Dia juga mengungkapkan betapa bersyukurnya dia kepada Ten dengan berkata, "Bagiku, dia adalah kolega yang sangat aku syukuri (keberadaannya)."

Dia kemudian membagikan salah satu alasan utama dia beruntung memiliki Ten sebagai rekan member dan teman. Taeyong mengaku bahwa mereka pernah menjadi rival, “Kami menghabiskan hari-hari trainee kami bersama. Saat itu, kami juga saingan satu sama lain." Ten mengangguk setuju.

Meskipun menjadi saingan dengan seseorang dapat memicu hal negatif, namun yang terjadi justru kebalikannya bagi Taeyong dan Ten. Persaingan antara keduanya mendorong mereka untuk meningkatkan keterampilan mereka.

"Aku belajar banyak dari performance-nya," kata Taeyong. Ten setuju, menimpali, "Benar, benar." Persaingan mereka juga membentuk persahabatan yang erat di mana mereka saling mendorong secara konstruktif dan positif. "Aku rasa kami telah menjadi teman yang memberi pengaruh baik satu sama lain."

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts