Ini Alasan Anies Mantap Terapkan PSBB Transisi Lagi Di DKI Jakarta
Nasional
PSBB Corona

Mulai melonggarkan rem darurat, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membeberkan alasan dirinya kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai melonggarkan rem darurat dengan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi. Keputusan ini diambil lantaran Anies menilai jika kasus penyebaran virus corona di ibu kota sudah mulai melandai.

Anies mengklaim jika grafik penambahan kasus positif dan aktif harian mulai stabil sejak PSBB ketat diberlakukan pada 14 September lalu. Ia juga memaparkan kasus COVID-19 harian di Jakarta juga mulai menurun dalam tujuh hari terakhir ini.

”Pelandaian pertambahan kasus harian sejak pengetatan PSBB tampak pada grafik kasus onset,” kata Anies dalam keterangan tertulisnya seperti dilansir dari CNNIndonesia, Minggu (11/10). “Dan juga pada nilai Rt atau reproduksi efektif virusnya (Rt).”


Tak hanya kasus, Anies juga menyebut jika fasilitas kesehatan di Jakarta sudah mulai memandai dalam menangani pasien virus corona. Tercatat, ada 98 rumah sakit rujukan di Jakarta yang siap untuk menangani pasien COVID-19.

”Saat ini daya tampung rumah sakit kembali cukup memadai dibandingkan kondisi saat keputusan menarik rem darurat,” jelas Anies. “Kecepatan penularan juga harus ditahan agar tidak melebihi kapasitas fasilitas kesehatan.”

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini menjelaskan saat ini ada 5.719 tempat tidur isolasi dan 766 tempat tidur ICU di RS rujukan tersebut. Menurutnya, hal itu membuktikan jika kapasitas tempat tidur di rumah sakit rujukan COVID-19 Jakarta mulai memadai dan tidak kewalahan lagi.

Lebih lanjut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus meningkatkan kapasitas rumah sakit untuk mengantisipasi peningkatan kasus aktif yang membutuhkan perawatan intensif. Anies juga berpesan kepada masyarakat untuk selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19, seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts