Pidato RM BTS Picu Kemarahan Tiongkok, Pihak Militer Korsel Angkat Bicara
Selebriti
Kontroversi Pidato RM BTS

BTS menghadapi kontroversi di Tiongkok karena pidato RM untuk penghargaan yang mereka terima di Van Fleet Award. Pihak militer Korea Selatan angkat bicara terkait masalah ini.

WowKeren - BTS (Bangtan Boys) baru-baru ini menghadapi kontroversi di Tiongkok karena pidato RM (Rap Monster) untuk penghargaan yang mereka terima di Van Fleet Award. Pihak militer Korea Selatan akhirnya angkat bicara terkait masalah ini.

Selama pidatonya, RM menyebutkan aliansi Korea Selatan dengan Amerika Serikat selama Perang Korea yang terjadi sejak 25 Juni 1950 sampai 27 Juli 1953. Bagian pidato tertentu dilaporkan menyinggung banyak warganet Tiongkok karena ini adalah masalah sensitif yang berlawanan dengan Tiongkok.

Tak lama setelah kontroversi tersebut, komisaris administrasi tenaga militer, Mo Jong Hwa angkat bicara untuk membela BTS atas masalah tersebut. Ia menyatakan, "Fakta bahwa BTS menyebutkan aliansi Korea dengan Amerika Serikat adalah hal yang menggembirakan. Netizen Tiongkok seharusnya malu untuk membicarakan masalah ini. Kupikir mereka 100 persen salah ketika mereka mengklaim bahwa BTS seharusnya menyebutkan kerugian sekutu Korea Utara yang juga menderita."


Pekan lalu, BTS menerima Van Fleet Award, dan dalam pidato penerimaannya, RM menyebutkan peringatan 70 tahun Perang Korea dan pentingnya mengingat pengorbanan yang telah dilakukan. Sebagai tanggapan, warganet Tiongkok menunjukkan kemarahan, mengklaim bahwa pengorbanan yang dilakukan Tiongkok untuk mendukung Korea Utara telah diabaikan.

Mereka mengecam BTS karena menyakiti perasaan penggemar Tiongkok dengan membahas topik sensitif tentang sejarah. Kritik tersebut bahkan menyebabkan merek seperti Samsung, FILA dan Hyundai Tiongkok menghapus konten produk terkait BTS sebagai model resmi mereka.

Saat kecaman kepada BTS semakin memburuk, Wakil Direktur Departemen Informasi Kementerian Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok Zhao Li Jian ikut memberikan tanggapan. Ia mengatakan bahwa mereka (warga Tiongkok) harus belajar dari sejarah, melihat ke masa depan, menghargai cinta dan perdamaian, serta meningkatkan persahabatan.

Sementara itu, Big Hit Entertainment belum memberikan pernyataan resmi tentang masalah tersebut. BTS di sisi lain baru saja menggelar konser online "MAP OF THE SOUL ON:E" pada 10 dan 11 Oktober.

(wk/chus)

You can share this post!

Related Posts