Darurat Corona, Prancis Terapkan Jam Malam di 9 Kota
Pixabay
Dunia
Pandemi Virus Corona

Presiden Prancis Emmanuel Macron menetapkan aturan jam malam mulai pukul 21.00 hingga 06.00 waktu setempat di Paris dan delapan kota lain demi menekan penyebaran virus corona (COVID-19).

WowKeren - Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mengumumkan aturan jam malam di Paris dan delapan kota lain demi menekan penyebaran virus corona (COVID-19). Jam malam yang diberlakukan mulai pukul 21.00 hingga 06.00 waktu setempat.

Dikutip dari BBC, Kamis (15/10), Pembatasan jam malam akan mulai berlaku mulai Sabtu dan berlangsung setidaknya selama empat minggu. Selait itu, darurat kesehatan masyarakat juga telah diumumkan.

Jam malam akan diberlakukan di ibu kota Paris dan sekitarnya serta Marseille, Lyon, Lille, Saint-Etienne, Rouen, Toulouse, Grenoble, dan Montpellier. Aturan tersebut diketahui bakal mempengaruhi sekitar 22 juta orang.


Tindakan itu akan menghentikan orang untuk dapat mengunjungi restoran dan rumah pribadi pada malam hari, Macron menjelaskan. Penduduk akan membutuhkan alasan yang sah untuk berada di luar rumah mereka selama jam malam.

Presiden menambahkan bahwa dia memahami bahwa jam malam adalah hal yang "sulit" untuk diterapkan. Namun, perjalanan penting masih akan diizinkan. Bagi siapapun yang melanggar jam malam akan didenda sebesar 135 Euro atau sekitar Rp 2,3 juta.

Dalam situasi tersebut, sekolah akan tetap dibuka. Orang-orang juga masih diizinkan untuk melakukan perjalanan antar daerah pada siang hari. Namun, ada larangan untuk berkumpul di dalam rumah pribadi. Macron mengatakan jika maksimal hanya boleh 6 orang yang berkumpul di rumah pribadi, kecuali orang-orang dengan rumah tangga besar.

Sebelumnya, Perdana Menteri Prancis, Jean Castex, telah menolak untuk melonggarkan lockdown lokal. Pasalnya, Prancis tengah menghadapi gelombang dua COVID-19 saat ini dengan adanya lonjakan kasus hingga 43 ribu selama akhir pekan.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts