Satgas COVID-19 Minta Publik Tak Lengah Mesti Daerahnya Bukan Zona Merah
Instagram/wikuadisasmito
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Kendati selain zona merah tidak memiliki risiko yang tinggi namun bukan berarti aman dari risiko penularan COVID-19. Zona oranye juga masih berpotensi terjadi penularan.

WowKeren - Satgas COVID-19 kembali mengingatkan masyarakat terkait pentingnya menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengingatkan daerah yang bukan zona merah untuk tidak lengah.

Kendati tidak memiliki risiko yang tinggi namun bukan berarti aman dari risiko penularan COVID-19. Ia mengatakan jika zona oranye juga masih berpotensi terjadi penularan. Bahkan bukan tidak mungkin jika zona oranye ini bisa berubah kembali menjadi merah jika tidak dijaga dengan baik.

"Jangan berpuas diri karena daerahnya tidak berada di zona merah. Zona oranye tetap berbahaya dan berisiko untuk terjadi penularan," kata Wiku dikutip dari laman resmi Satgas COVID-19, Rabu (14/10). "Apabila terus dibiarkan tanpa penanganan yang signifikan, maka wilayah ini berpotensi untuk menjadi zona merah."

Lebih jauh, Wiku mengatakan jika target pemerintah adalah menjadikan semua wilayah di Indonesia bisa kembali ke zona hijau. Status zona hijau baru bisa diperoleh jika suatu daerah tidak mencatat kasus baru selama empat minggu berturut-turut. Selain itu, angka kesembuhan juga harus tercatat 100 persen.


"Target penanganan COVID-19 ini adalah seluruh wilayah dapat menjadi zona hijau, artinya tidak ada kasus baru di wilayah tersebut selama 4 minggu berturut-turut," jelas Wiku. "Dan kesembuhannya mencapai 100 persen."

Wiku menyoroti kondisi penyebaran COVID-19 di Indonesia , dimana banyak daerah yang sebelumnya berstatus zona hijau kembali ke zona oranye. Bahkan ada beberapa yang berstatus zona merah. Menurutnya, hal ini terjadi karena pemerintah daerah mulai lengah dalam menangani pandemi COVID-19.

"Sangat disayangkan," lanjut Wiku. "Bahwa terdapat lebih dari 50 persen kabupaten/kota yang sebelumnya berada di zona hijau berpindah menjadi zona kuning, oranye, bahkan merah pada pekan ini."

Oleh sebab itu, ia meminta agar Pemda kembali memperhatikan penanganan COVID-19 di wilayahnya. Mereka harus tetap fokus untuk bisa benar-benar menekan kasus corona.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts