Ada Kasus Baru Corona di Tiongkok, 2 Pejabat Kesehatan Dipecat
Dunia
Pandemi Virus Corona

Pihak berwenang Tiongkok memecat dua pejabat kesehatan karena ditemukan kasus baru virus corona di Kota Qingdao. Hingga Kamis (15/10), ditemukan 12 kasus tanpa gejala COVID-19 di kota tersebut.

WowKeren - Tiongkok kembali melaporkan adanya kasus baru COVID-19. Hingga Kamis (15/10), tercatat ditemukan 12 kasus baru COVID-19 di Qingdao dimana para pasien tersebut merupakan orang tanpa gejala (OTG).

Hal ini membuat pihak berwenan Tiongkok memecat dua pejabat kesehatan karena ditemukan kasus baru virus corona di Kota Qingdao. Dilansir Associated Press, mereka adalah seorang presiden rumah sakit dan direktur komisi kesehatan di Kota Qingdao, Tiongkok Utara.

Dalam briefing singkat tentang mikroblog yang diadakan pemerintah Kota Qingdao, dijelaskan bahwa dua pejabat itu yakni Direktur Komisi Kesehatan bernama Sui Zhenhua dan Presiden rumah sakit toraks di kota Qingdao bernama Deng Kai.


Adanya kasus baru corona di Kota Qingdao, membuat pihak berwenang langsung memerintahkan pengujian terhadap semua 9 juta orang di kota tersebut. Pengujian massal serupa terjadi setelah wabah melanda wilayah lainnya. Pengujian dimulai dengan kontak dekat, kontak dekat dari kontak dekat dan kontak yang tidak terlalu dekat.

Departemen Kesehatan Qingdao menuturkan sistem pengujian tersebut dilakukan secara bertahap hingga nantinya bisa meluas ke semua distrik kota. Qingdao adalah pelabuhan komersial utama dan pusat industri yang terkenal dengan elektronik dan tempat pembuatan bir paling terkenal di Tiongkok. Tempat ini juga merupakan rumah armada utara Angkatan Laut Tiongkok.

Pada hari Rabu (14/10) setidaknya lebih dari 8 juta orang telah diuji di sana. Setelah dilakukan tes besar-besaran tidak ditemukan kasus baru. Sementara itu, pada Kamis (15/10), Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok melaporkan 11 kasus baru selama 24 jam terakhir, 10 di antaranya berasal dari luar negeri.

Kasus lain yang terdaftar sebagai infeksi tanpa gejala ditemukan pada 24 September dan telah dikategorikan kembali sebagai kasus yang dikonfirmasi. Rumah sakit merawat 240 orang yang terpapar COVID-19. Sementara 392 orang lainnya diawasi dalam isolasi karena dites positif tanpa menunjukkan gejala atau karena diduga terinfeksi.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts