Joe Biden Satu Pesawat dengan Pasien COVID-19, Tim Kampanye Beri Klarifikasi
Dunia
Pandemi Virus Corona

Insiden ini terjadi saat Biden melakukan perjalanan kampanye. Sejak beberapa pekan lalu, Biden mulai melakukan kampanye secara langsung, meski tetap menerapkan protokol kesehatan.

WowKeren - Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden, terbang dengan pesawat bersama seseorang yang kemudian dinyatakan positif terinfeksi COVID-19.

Terkait kabar ini, tim kampanye Joe Biden pun memberi klarifikasi dan menyatakan bahwa mantan wapres era Barack Obama tersebut tidak melakukan kontak sama sekali dengan orang yang dimaksud. "Wakil presiden Biden tidak melakukan kontak dekat seperti yang didefinisikan oleh CDC, dengan individu ini kapan saja," kata pernyataan tim kampanye Biden.

Biden diklaim tidak melakukan kontak dekat dengan orang tersebut. Dia dan orang yang dinyatakan positif pun mengenakan masker selama perjalanan pada Senin (12/10) hingga Selasa (13/10).

Kondisi itu membuat Biden tidak perlu untuk mengarantina diri. "Mengingat fakta ini, kami telah diberi tahu oleh dokter wakil presiden dan penasihat medis kampanye bahwa wakil presiden tidak perlu melakukan karantina," lanjut tim kampanye.


Sejak beberapa pekan lalu, Biden mulai melakukan kampanye secara langsung, meski tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama pandemi virus corona. Padahal sebelumnya dia lebih memilih melakukan banyak pertemuan secara virtual.

Sikap kehati-hatian Biden ini pun menjadi bahan ejekan dari rivalnya, Donald Trump, yang pada awal Oktober mengabarkan positif COVID-19. Saat ini Trump telah dinyatakan negatif oleh Gedung Putih serta mulai melakukan kampanye kembali dan tetap tidak menerapkan protokol kesehatan.

Sejauh ini AS masih menjadi negara dengan kasus COVID-19 tertinggi di dunia. Belum lama ini Presiden Donald Trump dan istrinya, Melania, turut terinfeksi virus tersebut. Setelah melakukan pelacakan, beberapa orang di lingkaran Trump pun tertular COVID-19. Hal itu sempat membuat Gedung Putih menjadi klaster.

Sementara itu, pilpres AS akan digelar pada 3 November mendatang. Duet petahana Donald Trump dan Mike Pence akan berhadapan dengan pasangan capres-cawapes Joe Biden dan Senator Kamala Harris yang diusung dari Partai Demokrat. Satu kandidat lagi adalah Jo Jorgensen yang diusung Partai Libertarian.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts