Petugas Bandara Bagikan Kesan Saat Berinteraksi Dengan Jungkook dan J-Hope BTS
Selebriti

Petugas bandara mengungkap bahwa area tempat dia bekerja memiliki layar CCTV yang diperlihatkan kepada publik. Saat BTS masuk, mereka mulai berpose dan melambai ke kamera.

WowKeren - Seorang petugas bandara baru-baru ini membagikan di Twitter cerita pertemuannya dengan member BTS (Bangtan Boys). Petugas itu menjelaskan bahwa dia sebenarnya bukan fans K-Pop. Namun begitu bertemu RM (Rap Monster) cs, ia langsung menjadi fans.

Petugas ini mengungkap bahwa area tempat dia bekerja memiliki layar CCTV yang diperlihatkan kepada publik. Saat BTS masuk, mereka mulai berpose dan melambai ke kamera untuk melihat diri mereka sendiri di layar.

Petugas itu berpikir bahwa mereka menggemaskan dan membumi karena terhibur oleh CCTV meskipun menjadi bintang terkenal dunia. Ia mengungkap bahwa tugasnya harus memanggil nama Suga cs untuk prosedur.

Namun, petugas itu membuat kesalahan dengan Jungkook dan memanggilnya "Jin Jungkook", bukan "Jeon Jungkook". Jungkook segera meyakinkan bahwa dirinya tidak apa-apa ketika petugas itu meminta maaf.


"Wajahnya seperti bayi, tapi tubuhnya sangat bagus sehingga kupikir dia sangat tampan. Itu adalah saat di mana aku menyadari apa itu 'jatuh cinta pada pandangan pertama'. Tapi aku salah membaca namanya dan ketika menatapnya dengan panik, dia hanya tersenyum padaku dengan mata berbinar," tulis petugas bandara itu.

"Tanganku gemetar. Fisiknya luar biasa seperti seorang mahasiswa jurusan olahraga tapi wajah dan bicaranya seperti bayi ... Jungkook, untuk melihatku seperti itu, kamu benar-benar kriminal," imbuh petugas bandara itu.

"Dan itu adalah sesuatu yang bisa membuatnya marah (ketika petugas salah menyebut nama), tetapi dia langsung mengatakan kepadaku bahwa tidak apa-apa, jadi aku tersentuh. Dia menjadi ult-ku sejak saat itu," lanjut petugas itu.

Ketika petugas bandara itu memanggil J-Hope, dia melepas maskernya dan tersenyum padanya seperti malaikat. Petugas itu pun memujinya karena sikap dan kebaikannya yang sempurna.

"Dia bertanya kepadaku apakah perlu melepas kacamatanya juga dan satu kalimat itu membuatku merasa bahwa dia adalah orang yang baik dengan perilaku yang baik. Karena pekerjaanku, aku sering melihat selebriti tapi dia yang pertama melepas masker dan kacamatanya sebelum aku bertanya. Tatapan dan getarannya secara keseluruhan sangat baik dan ramah. Jika energi bahagia adalah seseorang, itu adalah dia. Jadi, dia menjadi bias keduaku," pungkas petugas tersebut.

(wk/amal)

You can share this post!

Related Posts