Tiongkok Salahkan Korsel Atas Kontroversi Pidato RM BTS, Kok Bisa?
Selebriti
Kontroversi Pidato RM BTS

Outlet media tabloid Tiongkok The Global Times baru-baru ini mengklaim bahwa media Korea Selatan bersalah atas kontroversi sehubungan dengan pernyataan yang dibuat oleh BTS.

WowKeren - Outlet media tabloid Tiongkok The Global Times baru-baru ini mengklaim bahwa media Korea Selatan bersalah atas kontroversi sehubungan dengan pernyataan yang dibuat oleh BTS (Bangtan Boys). Pidato RM (Rap Monster) untuk penghargaan yang diterima BTS di Van Fleet Award menuai kecaman dari Tiongkok.

Hu Xijin, pemimpin redaksi Global Times, menyatakan, "Media Korea melaporkan tanggapan warganet Tiongkok dengan cara yang sensasional. Mereka tidak menghormati hak warga negara Tiongkok untuk mengungkapkan pendapat mereka."

Hu Xijin juga menyatakan, "Orang Amerika mungkin merasa senang dengan pidato penerimaan BTS, tapi banyak orang Tiongkok secara alami akan merasa tidak nyaman dengan pernyataan mereka. Pengguna internet Tiongkok secara terbuka mengungkapkan ketidakpuasan di web, tapi sangat sedikit media utama Tiongkok yang melaporkan atau mengomentari masalah ini."


Hu Xijin juga menyatakan bahwa Direktur Kementerian Luar Negeri bahkan menahan diri untuk tidak berkomentar tentang masalah tersebut. Namun banyak netizen Korea yang menunjukkan bahwa sikap pemimpin redaksi tersebut mengalihkan semua kesalahan dari The Global Times.

Pemimpin redaksi mengklaim bahwa hanya beberapa media yang melaporkan atau mengomentari masalah tersebut. Namun The Global Times adalah salah satu media yang melaporkan dan mengomentari masalah ini.

The Global Times adalah salah satu outlet media terbesar di Tiongkok. Setelah membuat laporan, mereka bahkan menghapus artikel tersebut dari situsnya. The Global Times rupanya diketahui memprovokasi pengguna internet Tiongkok dengan laporan provokatif bahkan selama konflik THAAD antara Korea Selatan dan Tiongkok.

Bagian dari pidato RM yang dianggap bermasalah merujuk pada tahun 2020 sebagai peringatan 70 tahun Perang Korea. Leader BTS itu bermaksud menghormati mereka yang mengorbankan hidup mereka untuk membantu Korea Selatan memisahkan diri dari Korea Utara.

Sementara itu, BTS baru saja menggelar konser online "MAP OF THE SOUL ON:E" pada 10 dan 11 Oktober. Konser ini memecahkan rekor dengan meraup 993 ribu penonton.

(wk/chus)

You can share this post!

Related Posts