Omnibus Law Dapat Dukungan Bank Dunia, Veronica Koman: Makin Menandakan Harus Ditolak
Twitter/VeronicaKoman
Nasional
Pengesahan UU Cipta Kerja

Diketahui, Bank Dunia telah menyatakan dukungannya terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo dan DPR RI terkait Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja.

WowKeren - Pengesahan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja terus menuai polemik. Gelombang demonstrasi penolakan juga terus terjadi di berbagai daerah.

Pengacara Hak Asasi Manusia (HAM) Veronica Koman pun turut angkat bicara mengenai UU kontroversial ini melalui akun Twitter pribadinya. Veronica mengutip cuitan wartawan senior Farid Gaban soal kabar Bank Dunia mendukung Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Dengan adanya dukungan dari Bank Dunia, Veronica menilai bahwa Omnibus Law memang pantas ditolak. "Bank Dunia mendukung Omnibus itu semakin menandakan Omnibus harus ditolak," cuit Veronica pada Jumat (16/10).

Komentar Veronica Koman Soal Omnibus Law

Twitter/@VeronicaKoman


Sebagai informasi, Bank Dunia telah menyatakan dukungannya kepada pemerintahan Joko Widodo dan DPR RI terkait Omnibus Law UU Cipta Kerja. Bank Dunia menilai bahwa UU ini merupakan paya reformasi besar untuk menjadikan Indonesia lebih kompetitif.

Selain itu, Omnibus Law juga dinilai dapat mendukung aspirasi jangka panjang untuk menyejahterakan rakyat Indonesia. Bank Dunia pun sepaham dengan pemerintah untuk mengandalkan Omnibus Law dalam memulihkan ekonomis nasional.

"UU ini dapat mendukung pemulihan ekonomi dan pertumbuhan jangka panjang yang tangguh di Indonesia," demikian kutipan rilis Bank Dunia pada Jumat (16/10). Penghapusan berbagai pembatasan dalam investasi juga dinilai menjadi sinyal positif bahwa Indonesia terbuka untuk bisnis. Dengan demikian, Indonesia dapat menarik investor dan menciptakan lapangan kerja sekaligus membantu memberantas kemiskinan.

Meski demikian, Bank Dunia mengingatkan pemerintah Indonesia untuk konsisten dalam implementasinya jika ingin tujuan utama Omnibus Law tercapai. Selain itu, Bank Dunia juga menyebut bahwa diperlukan peraturan pelaksanaan yang kuat untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan terjadi di Indonesia.

"Bank Dunia berkomitmen untuk bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam reformasi- reformasi ini," tandas Bank Dunia. "Menuju pemulihan ekonomi dan masa depan yang lebih baik untuk seluruh masyarakat Indonesia."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts