Klaim Penanganan Corona RI Lumayan Berhasil, Satgas: Kesembuhan di Atas Rata-Rata Dunia
Instagram/wikuadisasmito
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Satgas COVID-19 meminta agar semua pihak tetap menjalankan gerakan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Jika masyarakat tak menjalankan kebiasaan tersebut, maka jumlah kasus COVID-19 akan bertambah.

WowKeren - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mengklaim bahwa penanganan virus corona di Indonesia berhasil. Pasalnya, jumlah pasien COVID-19 yang telah sembuh terus bertambah dan angka kesembuhan di Indonesia telah di atas rata-rata global.

"Jumlah kumulatif (kasus Covid-19) memang tinggi dan naik, tetapi sekarang tetapi kesembuhannya sudah meningkat," terang Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19. Wiku Adisasmito, pada Jumat (16/10). "Angka kesembuhan cukup tinggi bahkan sudah di atas rata-rata dunia yaitu sekitar 76-77 persen dan ini kecenderungannya naik."

Selain itu, Wiku juga mengklaim bahwa jumlah kasus COVID-19 aktif di Indonesia relatif menurun dan telah berada di bawah rata-rata global. Meski demikian, Wiku tidak menjelaskan secara detail jumlah kasus COVID-19 aktif di dunia dan Indonesia saat ini.

Lebih lanjut, Wiku juga menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya menekan munculnya kasus COVID-19 baru. Satgas Penanganan COVID-19 disebut telah banyak melakukan pengetesan dan mengupayakan agar angka kesakitannya harus turun sehingga angka kesembuhan semakin lama makin naik. Wiku menegaskan bahwa upaya ini terus dilakukan dan Indonesia kini cukup berhasil mengendalikan kasus COVID- 19.


"Setelah tujuh bulan (sejak COVID-19 masuk Indonesia) rupanya kondisinya lumayan berhasil," ujar Wiku. "Namun, kita tidak boleh lengah dan terus waspada."

Oleh sebab itu, Wiku meminta agar semua pihak tetap menjalankan gerakan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Apabila masyarakat tidak menjalankan kebiasaan tersebut, maka jumlah kasus COVID-19 akan bertambah.

Bertambahnya kasus COVID-19 tentu akan membuat fasilitas kesehatan kewalahan karena kapasitasnya yang terbatas. "Kalau pasien gagal sembuh maka otomatis angka kesembuhan akan turun," pungkas Wiku.

Di sisi lain, Indonesia mencatat 4.301 kasus COVID-19 baru pada Sabtu (17/10) hari ini, sehingga jumlah kumulatif kasus positif di Tanah Air kini mencapai 357.762. Kemudian 4.048 pasien COVID-19 juga dilaporkan sembuh pada hari ini, sehingga angka kesembuhan kini telah mencapai 281.592. Sedangkan kasus kematian akibat COVID-19 bertambah sebanyak 84 kasus pada hari ini, sehingga total korban jiwa pandemi di Indonesia telah mencapai 12.431 orang.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts