Kader PDIP yang Tak Dukung Eri-Armuji di Pilkada Surabaya Terancam Dipecat
Instagram/pdiperjuangan.surabaya
Nasional
Pilkada 2020

Eri-Armuji yang diusung oleh PDIP dan PSI akan berhadapan dengan paslon Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno yang didukung delapan partai koalisi di Pilwalkot Surabaya tahun ini.

WowKeren - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diketahui mengusung Eri Cahyadi sebagai Calon Wali Kota dan Armuji sebagai Calon Wakil Wali Kota di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya 2020. Eri merupakan mantan Kepala Bappeko Pemkot Surabaya, sedangkan Armuji merupakan mantan Ketua DPRD Surabaya.

Demi memenangkan Pilkada Surabaya, PDIP terus memantapkan konsolidasinya. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto pun meminta seluruh kader di Surabaya untuk memenangkan Eri- Armuji.

Menurut Hasto, kader yang membelot harus bersiap-siap untuk menerima sanksi pemecatan. "Pecat (kader yang tak dukung Eri-Armuji)," kata Hasto di Surabaya pada Jumat (23/10).

Adapun Hasto menegaskan komitmen tersebut setelah ada informasi bahwa sejumlah kader PDIP membelot tak mendukung Eri-Armuji. Namun, Hasto juga memastikan bahwa sejauh ini masih belum ada kader yang mengambil sikap berbeda dengan keputusan partai.


"Tidak ada yang membelot, karena semua taat asas," jelas Hasto. "Di Kota Surabaya ada pihak-pihak yang tidak nyaman, karena selama ini sulit berkongkalikong untuk mengubah tata kota dengan membangun jalan tol di tengah kota dengan berbagai kepentingan bisnis jangka pendek."

Lebih lanjut, Hasto juga mengungkapkan bahwa kader PDIP akan terus turun ke akar rumput. Hal ini dilakukan untuk memastikan dukungan kepada Eri-Armuji dapat terealisasi dalam pemilihan yang berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang.

"Kita bergerak bersama rakyat, melanjutkan kepemimpinan Ibu Risma (Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini)," pungkas Hasto. "Dan Pak Eri di luar dugaan menurut penilaian juga dari tokoh-tokoh birokrasi, tokoh-tokoh bisnis, tokoh-tokoh ulama, itu menujukkan kualifikasi pemimpin yang digembleng di dalam pemahaman terhadap birokrasi di Kota Surabaya."

Sebagai informasi, paslon Eri-Armuji ini hanya didukung oleh dua partai, yakni PDIP dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Eri-Armuji akan berhadapan dengan paslon Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno di Pilwalkot Surabaya tahun ini.

Paslon Machfud-Mujiaman sendiri mendapat dukungan dari delapan partai koalisi, yakni Golkar, PKB, PKS, PAN, Gerindra, PPP, Demokrat, dan Nasdem. Machfud merupakan mantan Analis Kebijakan Utama bidang Sabhara Baharkam Polri, sedangkan Mujiaman merupakan mantan Dirut Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts