Bioskop Buka Lagi, Ahli Kesehatan Minta Ada Sanksi Tegas Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan
Nasional
Skenario New Normal COVID-19

Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Dedi Supratman meminta adanya sanksi tegas terhadap pelanggar protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 di bioskop.

WowKeren - Sejumlah bioskop di tanah air telah kembali beroperasi. Meski begitu, pengelolah serta pengunjung diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran virus corona (COVID-19).

Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Dedi Supratman meminta adanya sanksi tegas terhadap pelanggar protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 di bioskop. "Yang perlu diperhatikan adalah penguatan aspek pengawasan dan sanksi jika terjadi pelanggaran protokol kesehatan," kata Dedi, Minggu (25/10).

Menurutnya, jika tanpa sanksi tegas dan kesadaran masyarakat, maka protokol kesehatan sering kali diabaikan sehingga risiko penularan makin COVID-19 tinggi. Selain pemberlakuan sanksi tegas, kata dia, pengawasan juga harus diperketat agar para pengunjung benar-benar melakukan protokol COVID-19 sesuai dengan aturan yang ditetapkan saat berkunjung bioskop.


Dedi mengatakan sebenarnya pihaknya sangat khawatir karena bioskop dibuka saat kenaikan kasus COVID-19 cukup tinggi. "Tapi jika pemerintah sudah memutuskan dibuka, kami hanya bisa mengingatkan agar protokol-protokol kesehatan dipenuhi dengan pengawasan ketat," ujarnya.

IAKMI tidak ingin ada klaster penularan baru yakni dari klaster bioskop sebagaimana seperti kasus penularan COVID-19 di klaster perkantoran. "Ini mirip klaster perkantoran karena minim pengawasan akhirnya protokol kesehatan tidak dikerjakan dengan sungguh-sungguh," imbuhnya.

Oleh karena itu, pengawasan dan penerapan protokol kesehatan di bioskop harus dipastikan dilakukan dengan ketat dan patuh oleh semua orang yang ada di gedung bioskop.

Sebelumnya, Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu (PDIB) merekomendasikan Gugus Tugas COVID-19 dan Dinas Kesehatan memantau penerapan protokol pencegahan COVID-19 di bioskop. Ketua PDIB James Allan Rarung mengatakan jika penerapan protokol kesehatan ini sifatnya wajib. Pengawasan ini dinilai perlu untuk dilakukan setiap hari.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts