Reaksi Chef Arnold Menohok Usai Dibully Kalah dari Gordon Ramsay dan Gagal di Australia
Instagram/arnoldpo
Selebriti

Chef Arnold disindir habis-habisan sebagai koki yang tak bisa memasak dan tak punya pengalaman di restoran Michelin seperti Gordon Ramsay. Namun menghadapi sikap netter yang membully, Chef Arnold melontarkan kalimat sakti ini.

WowKeren - Sudah bukan rahasia lagi jika juri "MasterChef Indonesia, Chef Arnold, kerap berkata-kata pedas. Biasanya, Arnold memberikan kritikan demi mengasah mental para kontestan terkait masakan mereka.

Namun menjadi juri galak rupanya kerap membuat Arnold dibully. Baru-baru ini, Arnold mengungkap salah satu kritikan netter yang menganggapnya bukan chef berpengalaman.

Netter menyebut kalau Arnold bahkan tak bisa meraih sukses saat di Australia. Ia juga disindir tak selevel dengan chef peraih bintang Michelin seperti Gordon Ramsay.

"Arnold siapa ya? Chef dari mana? Michelin Star bukan. Hats juga bukan. Lulusan renowed culinary school juga bukan, internationally recognised? NOPE!! Pengalaman kerja jadi chef di Michelin restaurant? Also nope!!!," kata netter yang namanya dirahasiakan tersebut.


Twitter

Sikap Chef Arnold Kala Dibully Netizen

"Tapi b**** gede melewati Gordon Ramsay, Jamie Oliver, Heston Blumenthal and best of the best, the real and true chef, Mr. Anthony Bourdain and Marco Pierre White!!!Gitulah kalau orang Indo tinggal di negara bule. Pas balik ke Indo mikir dirinya paling jago. Di Australia engkau NOTHING, balik ke Indonesia jadi chef cuap-cuap," ujar netter. "Coba dapatin Hats di negara tempatmu bertumbuh, baru cuap-cuap. Setidaknya coba seperti Luke Nguyen berhasil di Australia punya program TV sendiri. Itu baru hebat.To be honest dude masakanmu s***** nothing extraordinary. You are an actor not a chef dude! Go and get real! If u are a masterchef, then my arse is the king of chef lol."

Tak banyak bicara, Arnold membalas dengan kalimat singkat namun menohok. Ia malah menantang kritikusnya untuk bekerja di restoran miliknya.

"Ok chef. Kalo cari kerjaan boleh kirim CV ke [email protected] atau [email protected] thank you," ujar Arnold. Sejumlah netter pun ikut memberi komentar.

"Pengen viral. Jgn diviralin kl model2 kek gini. Blok aja," saran netter. "Untuk masakan Indonesia, penilaian Michelin Star tidak relevan. Alasannya adalah masakan Indonesia belum terstandar dengan baik dan mayoritas masakan Indonesia lahirnya dari jalanan dan dijualnya juga di jalanan (Street Food). Michelin Guide menilai semuanya di dalam suatu resto," seru netter.

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts