Viral ‘Aliansi Dokter Dunia’ Ragukan Corona, Ahli: Seperti Sunda Empire
Nasional
COVID-19 di Indonesia

‘Aliansi Dokter Dunia’ telah menghebohkan media sosial karena tidak meragukan adanya virus corona. Ahli lantas menyebut kelompok itu memiliki kemiripan dengan Sunda Empire.

WowKeren - Sekelompok orang yang mengatasnamakan sebagai “Aliansi Dokter Dunia” baru-baru menjadi viral lantaran meragukan adanya virus corona. Pernyataan tersebut tentunya langsung membuat gerah kalangan dokter dan tenaga kesehatan yang berada di garda depan penanganan COVID-19.

Kelompok Aliansi Dokter Dunia itu menyebut jika virus corona hanyalah flu biasa dalam video yang diunggah pada 10 Oktober lalu. Pernyataan tersebut ditanggapi oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Dr Ari Fahrial Syam.

Ari turut mempertanyakan kelompok tersebut yang dinilai tidak jelas dan tak bisa membuktikan diri sebagai seorang dokter. Ia membantah anggapan virus corona tidak ada atau berbahaya. Pasalnya, ia melihat langsung banyaknya pasien virus corona yang mengalami komplikasi serius hingga meninggal dunia.

“Kami yang di rumah sakit mempertanyakan juga, orang-orang itu bekerja di rumah sakit atau nggak. Benar dokter atau nggak,” kata Prof Ari seperti dilansir dari Detik, Selasa (27/10). “Kalau benar-benar sejatinya dokter dia ketemu memang praktik sebagai dokter di rumah sakit sudah jelas. Pasti dia akan lihat bahwa pasien-pasien (COVID-19) itu ada di rumah sakit.”

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ketua Satgas COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Prof Dr dr Zubairi Djoerban. Menurutnya, seorang dokter dilarang keras berbicara seputar suatu kondisi medis tanpa memberikan bukti ilmiah. Ia menegaskan pernyataan Aliansi Dokter Dunia itu tidak benar.


“Di sekitar kita banyak. Kalau tidak percaya juga, silahkan datang ke rumah sakit rujukan COVID-19,” tegas Zubairi. “Ada banyak banget di sekitar kita. Gampang sekali, kalau nggak percaya tinggal ke rumah sakit, ada nggak yang dirawat?”

”Atau kalau nggak masuk ICU, atau masuk ruang jenazah,” sambungnya. “Dokter nggak bisa asal ngomong, harus berdasarkan bukti ilmiah. Bukti ilmiah itu adanya di publikasi internasional.”

Sementara itu, influencer dr Tirta Mandira Hudhi juga turut membedah organisasi tersebut bersama koleganya, dr Adam Prabata. Mereka turut membahas sosok-sosok kontroversial layaknya Aliansi Dokter Indonesia.

Salah satu sosok yang dibahas adalah Dr Andrew Kaufman yang sempat ramai jadi perbincangan karena meragukan tes COVID-19. Kaufman bahkan menyebut 90 persen hasil positif pada tes PCR (polymerase chain reaction) adalah false positive karena virus tidak dimurnikan dari exosome.”

Tirta lantas menyebut sosok-sosok yang meragukan adanya virus corona, terutama dari kalangan dokter sama absurdnya seperti Sunda Empire. “Itu absurdnya kaya Sunda Empire,” pungkas dr Tirta.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts