Antisipasi Klaster Liburan, Sejumlah Tempat Wisata Tes Acak Pengunjung
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Liburan panjang sudah barang tentu akan dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan rekreasi. Sehingga hal ini memunculkan kekhawatiran lahirnya klaster COVID-19.

WowKeren - Liburan akhir pekan yang panjang telah dimulai terhitung sejak hari ini, Rabu (28/10). Pemerintah pun terus melakukan upaya antisipasi penyebaran virus corona.

Liburan panjang sudah barang tentu akan dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan rekreasi. Sehingga hal ini memunculkan kekhawatiran lahirnya klaster COVID-19 liburan. Sebagai langkah antisipasi, sejumlah tempat wisata akan menggelar rapid test kepada para pengunjung secara acak.

Di Mojokerto misalnya, Pemkab bersama petugas gabungan akan melakukan rapid test wisatawan. Sebanyak 300 personel gabungan Polres Mojokerto, Kodim 0815, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan relawan diterjunkan untuk mengamankan long weekend ini. Memiliki banyak destinasi wisata alam dan sejarah, Mojokerto menjadi salah satu jujugan wisata di Jatim.

"Ada beberapa titik yang akan kami siagakan personel TNI, polri, Pemkab Mojokerto dan relawan," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Rabu (28/10). "Untuk memberikan imbauan serta melakukan Operasi Yustisi dan rapid test on the spot."


Hal serupa juga dilakukan oleh Satgas COVID-19 Subang. Tes akan difokuskan di Sari Ater yang merupakan destinasi populer. Apalagi pengunjung destinasi ini juga banyak yang berasal dari luar Subang.

"Kami akan lakukan di satu titik di wisata Sari Ater, karena tempat itu menjadi ikon kabupaten Subang yang memang pengunjung banyak dari luar Subang," ujar Jubir Satgas COVID-19 kabupaten Subang, dr Maxi. "Sehingga sangat berisiko membawa penyakit ke Subang, kami menciptakan pariwisata yang sehat tapi wisata bisa jalan terus pengunjungnya sehat."

Tak kalah hal serupa juga rencananya akan dilakukan di salah satu ikon wisata Indonesia, Borobudur. Dishub Jateng telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan rapid test.

"Sesuai kesepakatan, nanti dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah akan melakukan rapid test," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah Satriyo Hidayat, Minggu (25/10). "Selain di Kalikangkung, ada di Dusun Semilir, Owabong, Tawangmangu dan Borobudur akan ada Mobile PCR (Polymerase Chain Reaction), akan ada di sana."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts