Megawati Pertanyakan Sumbangsih Milenial Cuma Demo, PDIP Beri Penjelasan
Nasional

Kala menyoroti aksi demonstrasi yang kerap terjadi belakangan ini, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri sempat mempertanyakan sumbangsih pemuda era milenial.

WowKeren - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri sempat mempertanyakan sumbangsih pemuda generasi milenial untuk Indonesia. Hal tersebut disampaikan Megawati kala menyoroti demonstrasi yang kerap terjadi belakangan ini.

"Saya mau tanya, hari ini apa sumbangsihnya generasi milenial. Apa sumbangsih kalian kepada bangsa dan negara ini?" tanya Megawati pada Rabu (28/10). "Masa hanya demo saja?"

Politisi PDIP Andreas Hugo Pareira lantas memberikan penjelasan atas pernyataan Megawati tersebut. Menurut Andreas, Megawati membuat pernyataan tersebut dengan harapan generasi muda alias milenial tak hanya menuntut sesuatu kepada negara, tetapi juga bisa bekerja keras memajukan bangsa.

"Sebagai negarawan senior di Republik ini, Ibu Mega tentu sangat berharap agar generasi muda Indonesia untuk menghindari budaya instan," ungkap Andreas dilansir CNN Indonesia pada Kamis (29/10). "Yang menuntut dan hanya mau menerima."


Andreas menyatakan bahwa generasi milenial harus tetap menunjukkan etos perjuangan sekaligus memperlihatkan komitmen dalam memajukan bangsa. Dengan demikian, Indonesia bisa lebih disegani dan menjadi terhormat di era kompetisi global yang memiliki banyak tantangan.

Selain itu, Andreas juga menyampaikan bahwa maksud pernyataan Megawati tersebut baik. Mengingat pernyataan tersebut disampaikan di hari Peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2020 kemarin.

"Maksud Ibu Mega tentu baik, agar generasi muda Indonesia kini tetap menjiwai semangat perjuangan generasi pemuda perintis kemerdekaan," terang Andreas. "Yang dengan keberanian, komitmen dan kerja keras melawan imperialisme kolonialisme pada jamannya."

Kala ditanya soal pengaruh yang akan partainya dapat atas pernyataan Mega yang dianggap menyinggung kaum milenial pada Pemilu 2024, Andreas tidak memberikan jawaban. Mengingat Pemilu 2024 mendatang akan didominasi oleh para pemilih milenial.

Sebelumnya, Megawati juga sempat memberikan kritik pedas soal perilaku pada demonstran yang ujung-ujungnya merusak fasilitas publik. Yang kemudian ia soroti seperti perusakan halte TransJakarta yang konon menyedot biaya perbaikan sampai Rp 3 miliar. Oleh karenanya, menjadi sebuah kewajaran bagi Megawati bila ada demonstran yang kemudian diamankan pihak kepolisian.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts