Label Minta Maaf Usai Park Yoochun Jadi Sasaran Kritik Lantaran Tak Pakai Masker di Thailand
Selebriti

Sepekan terakhir ini, Yoochun menjadi sasaran kritik karena tampil di Thailand tanpa masker. Dia tiba di Thailand pada 19 September dan menjalani karantina mandiri selama 2 minggu.

WowKeren - Baru-baru ini, Park Yoochun atau yang sebelumnya dikenal sebagai Micky Yoochun menuai sorotan karena tak memakai masker di Thailand. Kini, label mantan member JYJ itu meminta maaf atas namanya atas kontroversi tersebut.

Sepekan terakhir ini, Yoochun menjadi sasaran kritik karena tampil di Thailand tanpa masker. Dia tiba di Thailand pada 19 September dan menjalani karantina mandiri selama 2 minggu sebelum memulai konser dan aktivitas lain di negara tersebut.

Labelnya, Re: cielo, menjelaskan foto-foto itu berasal dari syuting untuk konser, dan Yoochun serta staf agensi lainnya mengikuti pedoman pandemi COVID-19 sesuai dengan peraturan di Thailand.

Pada 7 November, Re: cielo menyatakan, "Kami ingin menjelaskan apa yang terjadi dengan laporan yang mengatakan Yoochun tidak memakai masker ketika dia tiba di bandara Thailand pada 5 November.


Label Minta Maaf Usai Park Yoochun Jadi Sasaran Kritik Lantaran Tak Pakai Masker di Thailand

Source: Allkpop

"Setelah tiba di Thailand pada 19 September 2020, semua staf dan artis menjalani karantina mandiri selama 14 hari seperti yang disarankan oleh Kementerian Pengendalian Penyakit dan Kementerian Kesehatan Masyarakat di Thailand, dan kami mengikuti pemeriksaan COVID-19 yang ketat sesuai dengan pedoman pemerintah Thailand."

Agensi melanjutkan, "Foto-foto itu dipublikasikan pada 2 November, dan diambil selama pemotretan VTR untuk mempromosikan konsernya di Thailand. Pemotretan dilakukan sesuai dengan aturan karantina yang menyeluruh serta dengan konsultasi sebelumnya dengan pejabat."

"Semua staf dan artis melakukan upaya maksimal untuk mencegah COVID-19 dengan mengenakan masker saat tiba di bandara dan sepanjang jadwal. Namun demikian, kami dengan tulus meminta maaf karena telah membuat begitu banyak orang khawatir karena foto yang menyesatkan."

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts