WHO Akui Pfizer 'Sangat Menjanjikan' Tapi Ada Tantangan Sulit Ini
Dunia

Karena vaksin ini harus disimpan dalam suhu tertentu maka proses distribusinya diperkirakan akan sulit, terutama penyaluran ke negara-negara di Asia dan Afrika.

WowKeren - Kandidat vaksin Pfizer tengah ramai diperbincangkan saat ini. Vaksin yang digadang-gadang memiliki efektivitas hingga 90 persen ini dinilai mampu memberikan sentimen positif pada dunia.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun mengakui hal ini. Pada Selasa (10/11), WHO mengatakan jika Pfizer bisa menjadi kandidat yang sangat menjanjikan mengingat pihaknya berharap bisa mendapatkan vaksin paling lambat akhir tahun ini.

Berbeda dari kandidat vaksin lainnya, kandidat vaksin yang satu ini dikembangkan dengan teknologi baru yang menggunakan mRNA sintetis yang berguna untuk mengaktifkan sistem kekebalan tubuh terhadap virus. Kendati demikian, ada hal lain yang menjadi tantangan.

Pasalnya, virus ini harus disimpan pada suhu minus 70 derajat Celcius (-94 F) atau lebih rendah-setara dengan musim dingin Antartika. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan kembali jika distribusi vaksin harus adil untuk seluruh dunia begitu sudah mulai tersedia.


Diketahui, Pfizer mengklaim jika kandidat vaksin yang mereka kembangkan memiliki efektivitas 90 persen. Kesimpulan ini berdasarkan data sementara pertama yang berhasil dari uji klinis skala besar.

"Seperti yang sudah kami prediksi, kami akan mendapat vaksin pada akhir tahun ini," kata Tedros seperti dilansir Reuters, Rabu (11/11). "Dan Pfizer sangat menjanjikan."

Karena vaksin ini harus disimpan dalam suhu tertentu maka proses distribusinya diperkirakan tidak akan mudah, terutama ketika harus menyalurkan ke negara-negara di Asia dan Afrika. Pasalnya, kedua benua ini memiliki iklim yang relatif hangat sehingga dikhawatirkan akan mempersulit program inokulasi. Selain itu, masalah jarak yang cukup jauh dan masalah infrastruktur juga menjadi pertimbangan yang tak boleh dikesampingkan.

"Berita menggembirakan kemarin (Senin) tentang kemungkinan vaksin yang efektif tersedia menunjukkan tantangan rantai dingin (cold chain) yang signifikan," kata Matshidiso Moeti, direktur regional WHO untuk Afrika. "Bagi negara-negara Afrika berdasarkan jenis vaksin itu. Yang perlu diperhitungkan dalam dukungan yang akan diberikan."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait