Adapun cuitan Trump tersebut diberi label oleh Twitter. 'Klaim tentang penipuan Pemilu ini diperdebatkan,' demikian label yang diberikan Twitter pada cuitan Trump.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 13 November 2020 - 14:22 WIB
WowKeren - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim bahwa sebanyak 2,7 suara yang memilihnya di Pilpres 2020 telah "dihapus". Selain itu, Trump juga mengklaim sebanyak 221 ribu suara yang memilihnya di Pennsylvania justru dialihkan untuk rivalnya, Joe Biden.
"LAPORAN: DOMINION MENGHAPUS 2,7 JUTA SUARA TRUMP SECARA NASIONAL," cuit Trump pada Kamis (12/11). "ANALISIS DATA MENEMUKAN 221.000 SUARA PENNSYLVANIA DIALIHKAN DARI PRESIDEN TRUMP KE BIDEN. 941.000 SUARA TRUMP DIHAPUS. NEGARA YANG MENGGUNAKAN SISTEM PEMILIHAN DOMINION MENGALIHKAN 435.000 SUARA DARI TRUMP KE BIDEN."
Adapun cuitan Trump tersebut diberi label oleh Twitter. "Klaim tentang penipuan Pemilu ini diperdebatkan," demikian label yang diberikan Twitter pada cuitan Trump.
Diketahui, klaim tersebut didasarkan pada laporan One America News Network (OANN), yang merupakan saluran kabel pro-Trump. Melansir AFP, klaim Trump itu disebut tidak berdasar.
Juru Bicara Departemen Negara Bagian Pennsylvania telah membantah tegas tuduhan Trump tersebut. Menurut Jubir tersebut, tuduhan adanya kecurangan Pemilu yang tak berdasar dapat melukai demokrasi Negeri Paman Sam.
"Tidak ada dasar faktual untuk klaim ini. Tuduhan penipuan dan aktivitas ilegal telah berulang kali dibantah dan ditolak oleh pengadilan. Serangan terhadap nilai-nilai inti Amerika tersebut dimaksudkan untuk merusak demokrasi kita, dan kita harus menolaknya," tegas Jubir tersebut dilansir AFP pada Jumat (13/11). "Pennsylvania akan melawan setiap upaya untuk mencabut hak pemilih. Kami akan melindungi Pemilu ini dan proses demokrasi. Pennsylvania akan menghitung setiap suara, dan kami akan melindungi penghitungan setiap suara."
Selain itu, pihak Dominion Voting Systems juga telah memberikan bantahan atas klaim Trump tersebut. "Kami menyangkal klaim soal pengalihan suara atau dugaan masalah pada perangkat lunak dalam sistem pemungutan suara kami," tegas pihak Dominion.
Sebagai informasi, banyak media AS telah menyatakan Biden sebagai pemenang Pilpres 2020. Keunggulan Biden di Pennsylvania menjadi kunci kemenangannya dalam lomba menuju Gedung Putih. Hal ini membuatnya berhasil meraup 290 suara elektoral, melampaui ambang batas 270 suara elektoral untuk memenangkan Pilpres.
(wk/Bert)