Pengakuan Pasien: Long COVID-19 Buat Gusi Berdarah Hingga Rambut Rontok
Getty Images/Timur Matahari
Health
Pandemi Virus Corona

Pengakuan seorang wanita penyintas COVID-19, mengalami gejala langka longcovid yang menyebabkan gusi berdarah hingga rambut rontok setelah sembuh dari virus corona.

WowKeren - Sejumlah pasien sembuh virus corona di berbagai belahan dunia terus melaporkan telah mengalami gejala longcovid atau efek jangka panjang COVID-19. Gejala longcovid yang dikeluhkan oleh penyintas virus corona juga beragam.

Salah satunya adalah kasus langka yang dialami oleh seorang wanita bernama Helen Shaw dari Sheffield, Inggris. Shaw menceritakan telah mengalami gejala virus corona berkepanjangan meski telah dinyatakan sembuh.

Wanita berusia 43 tahun ini tertular virus corona saat naik bus pada pertengahan Maret 2020 lalu. Kala itu, ia sempat membantu seorang pria yang menderita batuk parah di dalam bus.

Empat hari kemudian, Shaw mulai mengalami gejala virus corona. Ia merasakan gejala demam tinggi dan batuk kering persisten yang selama ini menjadi gejala khas COVID-19. “Kejadian itu tepat hari Senin dan saya mulai mengalami demam serta batuk pada Jumat,” cerita Shaw seperti dilansir dari Express, Rabu (18/11).


Tak hanya gejala itu saja, Shaw juga merasakan tekanan di dada selama beberapa hari. Ia menjadi lesu dan sakit. Meski demikian, ia mengatakan kondisinya tidak terlalu buruk. Hal tersebut membuat Shaw menjadi tidak terlalu khawatir karena hanya merasa hanya mengalami gejala ringan saja.

Namun, kesehatannya justru semakin memburuk saat kondisinya sudah dinyatakan baik. Ia menceritakan mengalami serangkaian gejala COVID-19 yang tidak biasa setelah dinyatakan sembuh.

Shaw mengalami kelelahan, gemetar hebat hingga gusinya mulai berdarah. Tak sampai disitu, ia juga mengalami kerontokan rambut yang cukup parah. Shaw pun langsung dilarikan ke rumah sakit karena diduga terkena serangan jantung.

”Saya sekarang menghadapi berbagai gejala pada jantung dan paru-paru,” beber Shaw. “Saya memiliki ingatan jangka pendek, nyeri saraf, demam, infeksi sinus, tinitus, otot berkedut, masalah lambung, kelelahan dan gejala seperti flu.”

Berbagai gejala virus corona tak biasa tersebut dialami oleh Shaw. Oleh sebab itu, ia menyarankan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, masyarakat yang merasakan gejala virus corona diminta untuk segera melakukan isolasi mandiri dan tes COVID-19.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts