Pengusaha Wanti-Wanti Ada Banyak Resto Tutup Tahun Depan Jika Anies Tak Cabut PSBB
Nasional

Pencabutan PSBB dinilai tidak akan menimbulkan masalah besar. Sebab, pelaku usaha restoran relatif tertib dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat

WowKeren - Restoran menjadi salah satu sektor yang terdampak parah akibat pandemi. Bahkan di DKI Jakarta saja, sudah ada ribuan restoran di yang harus tutup.

Namun rupanya, jumlah ini bisa saja bertambah jika pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi terus berlangsung. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Eddy Sutanto mengatakan jika awal tahun nanti tidak menutup kemungkinan akan ada banyak restoran yang tutup.

PSBB transisi membuat penjualan restoran menurun. Sedangkan kemampuan pengusaha untuk mengeluarkan modal juga ada batasnya.

"Bisa terjadi di awal tahun makin banyak yang tutup," kata Eddy dilansir CNBC Indonesia, Jumat (20/11). "Kalau nggak naik-naik penjualannya gimana. Karena ada batasnya kemampuan orang untuk mengeluarkan uang (modal), macam-macam, kasihan juga."


Untuk bertahan di tengah gempuran pandemi, tak sedikit pelaku usaha yang menggunakan dana cadangan atau pribadi untuk memenuhi kebutuhan operasional. Selain gaji karyawan, mereka juga harus mengeluarkan uang untuk membayar utang ke pihak ketiga, serta biaya operasional lainnya.

Eddy menyebut jika pencabutan PSBB tidak akan menimbulkan masalah besar. Sebab, pelaku usaha restoran menurutnya sudah tertib dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Saya rasa nggak apa-apa (PSBB transisi) dicabut karena restoran sudah menerapkan protokol kesehatan," jelasnya. "Kita juga takut penyebaran, jadi sudah ada penerapan pengecekan suhu, menjaga jarak, kapasitas."

Sebab jika tidak maka pihak pengelola restoran sendiri yang akan merugi. "Kalau ada apa-apa yang rugi restoran sendiri, kita memang sudah menerapkan ketat juga," lanjut Eddy.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) bidang restoran Emil Arifin. "Jika tidak dicabut, sebagian besar restoran akan tutup operasi di bulan Maret 2021, jika PSBB tidak diangkat dan kembalikan ke normal," ujar Emil.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts