Bikin Terharu, Ibu di Inggris ini Lahirkan Anak Kembar Saat Koma Imbas Infeksi Corona
Dunia
Pandemi Virus Corona

Perpetual Uke, seorang wanita asal Inggris, sukses menjalani prosedur operasi caesar kala terbaring koma akibat infeksi virus Corona. Ia pun melahirkan sepasang anak kembar.

WowKeren - COVID-19 tentu tidak pandang bulu dalam menginfeksi, termasuk kepada ibu hamil. Seperti kisah Perpetual Uke, seorang ibu hamil di Inggris yang sampai harus koma akibat infeksi virus tersebut.

Uke mulai mengalami kondisi kritis akibat COVID-19 pada bulan keenam kehamilannya. Ia lantas dilarikan ke RS West Midlands dan berujung pada perawatan intensif di RS Birmingham City, Inggris.

Ketika bangun dari komanya, Uke menangis dan kebingungan mendapati perutnya sudah mengecil. Ia pun mengira bahwa anak yang dikandungnya tidak selamat.

Namun ternyata situasinya berbeda dari yang ia bayangkan. Sebab di tengah komanya, Uke rupanya berhasil menjalani prosedur operasi caesar dan melahirkan sepasang anak kembar dengan berat masing-masing 770 dan 850 gram.

Keduanya pun menjalani perawatan intensif di RS selama 116 hari sebelum dipulangkan. Uke benar-benar tak berhenti bersyukur, merasa mengalami keajaiban besar dengan kelahiran anak-anak kembarnya.


"Ketika mereka (dokter) menunjukkan kepada saya gambar-gambar itu, mereka sangat kecil, mereka tidak terlihat seperti manusia," ujar Uke, dilansir dari Daily Star, Jumat (20/11). "Saya tidak percaya itu milik saya."

"Mereka tidak bisa melihat ibu mereka selama dua minggu," imbuhnya. "Yang jelas membuat saya sangat sedih tapi, yang terpenting, semuanya berjalan dengan baik."

Matthew Uke, sang suami, pun merasa luar biasa campur aduk karena kecilnya peluang sang istri selamat kala koma akibat terinfeksi virus SARS-CoV-2. "Melihat mereka di sana, perasaan campur aduk karena saat itu istri saya masih koma dan saya tidak yakin dia akan kembali," katanya.

"Jadi itu adalah campuran perasaan. Itu benar-benar menakutkan, setiap hari saya berharap istri saya tidak termasuk di antara mereka yang meninggal," pungkasnya.

Kondisi kehamilan merupakan salah satu parameter khusus yang diteliti di tengah pandemi COVID-19. Hasil penelitian yang digelar di Eropa dan Tiongkok menyebut ada kecenderungan tinggi bagi ibu hamil dengan status konfirmasi positif COVID-19 melahirkan prematur, meski kondisi seperti ini tidak tinggi.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts