Korban Manipulasi Voting 'Produce' Ternyata Bisa Dapat Kompensasi Uang Ratusan Juta
TV
Manipulasi Voting Seri Produce

Menurut laporan Korean Lawtalk News jika korban memilih untuk mengajukan tuntutan hukum terhadap Mnet, korban kemungkinan besar akan memenangkan kasus mereka.

WowKeren - Pengadilan Tinggi Seoul telah mengungkap daftar trainee korban manipulasi voting seri "Produce". Dengan daftar ini, publik kini bertanya-tanya bagaimana cara Mnet untuk memberikan kompensasi kepada para korban.

Mnet sendiri telah mengklaim akan "bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang diterima para korban". Atas klaim ini, media Korean Lawtalk News melakukan penghitungan perkiraan "kerusakan" , sejauh menyangkut uang.

Menurut laporan Korean Lawtalk News, pengacara hiburan mengklaim jika para korban memilih untuk mengajukan tuntutan hukum terhadap Mnet, korban kemungkinan besar akan memenangkan kasus mereka.

"Para korban bisa membawa channel TV itu ke pengadilan dan meminta pertanggungjawabannya karena telah dieliminasi dari acara karena keterlibatan manipulasi produser. Karena manipulasi telah dikonfirmasi oleh investigasi, para korban kemungkinan besar akan menang," tulis Korean Lawtalk News.

Korban Manipulasi Voting \'Produce\' Ternyata Bisa Dapat Kompensasi Uang Miliaran Rupiah

Source: Naver


Pengacara menambahkan dengan tuntutan hukum, "Para korban bisa diberi kompensasi atas kerugian mereka, termasuk perkiraan pendapatan yang akan mereka peroleh seandainya mereka memulai debutnya dengan grup."

"Perkiraan pendapatan" tersebut menurut para pengacara, sekitar 350 juta won (sekitar Rp 4,4 miliar) per korban. "Membuktikan ini juga akan sederhana. Jika korban bisa menentukan member debutnya menempati posisinya, korban kemudian bisa mendasarkan perkiraan pendapatan pada pendapatan sebenarnya yang diperoleh member sejak debut," imbuh Korean Lawtalk News.

Mnet dikatakan telah meraup setidaknya 80 miliar won (sekitar Rp 1 triliun) dari seluruh empat musim seri "Produce". Diperkirakan 20 persen dari pendapatan itu didapatkan oleh member yang lolos final, sekitar 16 miliar won (sekitar Rp 203 miliar).

Dengan total 45 anggota "finalis" yang kemudian debut, jumlah 20 persen ini berarti bahwa setiap korban akan menghasilkan setidaknya 350 juta won (sekitar Rp 4,4 miliar) "seandainya mereka memulai debut sebagaimana mestinya."

Pengacara menyimpulkan, "Bahkan jika perkiraan pendapatan tidak dipertimbangkan oleh pengadilan, para korban akan diberi kompensasi paling sedikit 50 juta won (Rp 635 juta), mungkin hingga dua kali lipat."

"Ada kemungkinan pengadilan tidak bisa menerima perhitungan taksiran pendapatan, karena memang itu hanya sekedar taksiran. Namun para korban pasti bisa mengumpulkan kompensasi untuk tekanan emosional, paling sedikit 50 juta won (Rp 635 juta)," tambah Korean Lawtalk News.

(wk/amal)

You can share this post!

Related Posts