8 Bulan Pasca Suami Meninggal, Intan RJ Ngaku Masih Sering Nangis Saat Sendirian
Instagram/intanrj22
Selebriti

Intan RJ mengaku masih merasakan kesedihan atas meninggalnya sang suami, Wahyu Indra Utama. Meski delapan bulan berlalu, Intan sering menangis saat sendirian mengingat almarhum.

WowKeren - Duka mendalam rupanya masih dirasakan oleh Intan RJ setelah sang suami yang bernama Wahyu Indra Utama meninggal dunia di Rumah Sakit MMC, Kuningan, Jakarta Selatan. Bahkan setelah delapan bulan lamanya kejadian itu berlalu.

Kini Intan pun menjadi orangtua tunggal bagi anak-anaknya. Ia harus membagi peran untuk membesarkan anak-anaknya yang masih kecil. Meski terasa berat, Intan mengaku menjalani hal tersebut dengan senang hati.

"Yang pasti ya siap nggak siap kita harus siapkan menghadapi situasi sebagai single parent, di mana aku harus membagi setengah mama setengah papa itu aku harus siap," kata Intan RJ seperti dilansir dari Detik.com saat ditemui di kawasan Cawang, Jakarta Timur.

Namun tak dapat dipungkiri, Intan masih merasakan kesedihan ditinggal oleh orang yang dicintainya. Ia pun kerap menitikkan air mata saat sendirian agar tidak diketahui oleh anak-anaknya.


"Selebihnya aku masih, kadang-kadang suka nangis sendiri, masih suka ngomong sendiri,” papar Intan. “Masih suka keinget almarhum karena biar gimana pun juga aku masih pincang sih rasanya."

Meski begitu, Intan mengaku bahwa anak-anaklah yang menjadikan dirinya bisa tetap kuat. Ia bersyukur masih dikaruniai sepasang anak yang bernama Almira Fathinna Kirana dan Abdullah Maulana Utama.

"Terus positifnya aku kembali melihat sisi positifnya. Positifnya adalah aku merasa rasa dukaku ditemanin sama orang sedunia,” terang Intan. “Akhirnya aku melihat siai positif itu biar aku bisa bangkit untuk diri aku sendiri minimal. Karena aku ada anak-anak kan yang melihat.”

Oleh karenanya, sebisa mungkin Intan berusaha untuk terlihat tegar di depan anak-anaknya. "Kalau akunya terus terpuruk terus sedih gimana dengan anak-anak. Karena kan anak-anak, aku harus triple cover nih di depan anak-anak. Harus happy, harus senang,” pungkas Intan.

“Dan aku harus tetap mengikuti dan memantau kegiatan daring mereka,” tandas Intan. “Jadi mau nggak mau sedihnya di lawan sih walaupun ketika aku sendiri masih nangis, masih diam, masih kadang-kadang kosong di tempat yang ramai dan ramai di tempat yang kosong, itu aku sekarang."

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts