Petugas Pemakaman Dihujat Usai Berfoto dengan Jenazah Diego Maradona
Sports

3 petugas pemakaman Diego Maradona menuai hujatan publik usai kedapatan berfoto dengan jenazah sang legenda sepakbola. Muncul indikasi aksi ini akan berlanjut jadi kasus hukum.

WowKeren - Kepergian legenda sepakbola Diego Maradona masih menyisakan duka mendalam bagi publik dunia. Bahkan pemakamannya pun diiringi dengan sejumlah besar massa kendati saat ini dunia masih dibayangi wabah virus Corona yang mematikan.

Namun belum lama ini sebuah potret viral dari pemakaman sang pencetak "Gol Tangan Tuhan" menjadi sorotan publik. Sebab tampak 3 orang petugas pemakaman yang malah berfoto dengan jenazah Maradona.

Di foto pertama yang beredar, tampak seorang petugas bernama Diego Molina yang mengistirahatkan tangannya di atas kepala jenazah Maradona. Ia kemudian berfoto sembari mengacungkan ibu jari ke arah kamera.

Sedangkan di foto kedua terlihat dua pria yang berdiri di dekat peti mati sambil berfoto yang menunjukkan jelas wajah jenazah Maradona. Bahkan salah seorang petugas yang lebih muda dan mengenakan kacamata terlihat mengacungkan ibu jari ke kamera.

Petugas Pemakaman Dihujat Usai Berfoto dengan Jenazah Diego Maradona

Twitter


Kontroversi ini langsung ditanggapi oleh Diego Picon selaku manajer Sepelios Pinier yang bertanggung jawab mengurus pemakaman. Picon menegaskan bahwa ketiga pria itu merupakan pegawai lepas yang dengan tega mengambil foto ketika jenazah Maradona hendak diantarkan ke Istana Kepresidenan Casa Rosada.

"Ayah saya berusia 75 tahun dan dia menangis (melihat itu). Saya juga menangis, saudara saya juga, kami sangat hancur (karena perilaku mereka)," ungkap Picon, dikutip dari TN, Jumat (27/11).

"Molina bukan karyawan di sini. Ia adalah pihak luar yang membantu kami mengangkat peti karena sangat berat," imbuh Picon. "Keluarga (Maradona) memilih kayu cedar sebagai bahan peti matinya dan sangat sulit untuk mengangkutnya. Karena itu kami memanggilnya, untuk membantu membawakan petinya."

Picon menjelaskan pihaknya sudah mengambil ponsel mereka sebelum bekerja. Namun memang ada jeda waktu setelah mereka bekerja sampai jenazah Maradona dibawa ke Istana Kepresidenan dan saat itulah potret bermasalah itu diambil.

Aksi ini pun tampaknya akan berujung pada kasus hukum, seperti disampaikan pengacara Maradona, Matias Morla. "Untuk melindungi temanku, aku tak akan beristirahat sampai ia (Molina) membayar perilakunya," ujar Morla.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts