Alasan Penonton Luar Negeri Suka Nonton K-Drama Jadi Perbincangan
TV

Sebuah postingan di Twitter menyebutkan soal alasan banyak penonton luar negeri menyaksikan k-drama yakni karena mereka terbebas dari tekanan neraka season atau sekuel.

WowKeren - Tak bisa dipungkiri, drama Korea beberapa tahun terakhir tidak hanya menjadi tontonan yang menarik dalam negeri namun orang-orang di luar negeri pun begitu menggilainya. Namun, apakah sebenarnya alasan penonton luar negeri menyukai k-drama?

Sebuah postingan di Twitter menyebutkan soal alasan banyak penonton luar negeri menyaksikan k-drama yakni karena mereka terbebas dari tekanan neraka untuk membuat season atau sekuel dan akhir drama relatif rapi.

Jika ada k-drama memiliki season atau sekuel, penonton juga tidak perlu mengkhawatirkan karakter favorit mereka dari season 1 episode 1 akan berakhir dengan menggunakan narkoba dan membunuh seseorang pada season 3 episode 12. Itulah alasan penonton luar negeri begitu menikmati menonton k-drama.

Postingan Twitter ini langsung ramai diserbu komentar netizen Korea Selatan. Banyak yang setuju menyebut itulah keunggulan k-drama tanpa adanya sekuel. Netizen juga menyebut mereka menyerah menonton seri yang memiliki sekuel.


Alasan Penonton Luar Negeri Suka Nonton Drama Korea Selatan Jadi Perbincangan

Source: Twitter

"Aku setuju. Setiap kali aku memulai nonton seri baru, aku menyerah di tengah jalan karena karakter utama meninggal setelah beberapa season," tulis seorang netizen. "Ada begitu banyak serial yang tidak lagi kutonton karena begitu banyak season tanpa kesimpulan pasti," imbuh netizen lain.

"Aku juga setuju. Serial Net*** adalah yang terburuk. Musim 1 biasanya bisa ditonton tetapi setelah beberapa musim, pemeran utama melakukan begitu banyak hal buruk dan patut dipertanyakan sehingga kalian bahkan tidak dapat mengingat siapa penjahat dan alur cerita menjadi berantakan," imbuh yang lain.

"Dalam k-drama, setiap orang adalah tentang hubungan. Dalam J-drama, mereka memiliki makna yang dalam. Dalam drama Amerika, mereka penuh dengan alur cerita. Dalam drama India, mereka memiliki tarian dan drama dalam satu kesatuan. Dalam drama Inggris, aksen mereka sangat seksi. Dalam drama Tiongkok, yang kalian pelajari adalah bahwa pria baik akan mengalahkan yang jahat," pungkas netizen lainnya.

(wk/amal)

You can share this post!

Related Posts