Miris, Bulimia Putri Diana Ternyata Berawal dari Sindiran Pangeran Charles
Getty Images
Selebriti

Diana mulai mengalami bulimia sepekan setelah pertunangannya dengan Charles. Saking kurusnya, gaun pengantinnya harus dirombak karena ukuran pinggangnya berkurang drastis.

WowKeren - Seiring dengan gugatan wawancara kontroversial Putri Diana dengan BBC yang kembali dipermasalahkan, beberapa detail soal wawancara tahun 1995 itu pun disorot lagi. Tak terkecuali soal sederet aib rumah tangganya dengan Pangeran Charles yang dibeberkan Diana dalam wawancara dengan jurnalis Martin Bashir itu.

Sebagaimana diketahui, dalam wawancara tersebut Putri Diana mengungkapkan bahwa ia pernah berjuang melawan bulimia semasa hidupnya. Bulimia sendiri merupakan gangguan pada pola yang serius dan berpotensi mengancam jiwa.

Gangguan ini disebut-sebut sebagai dampak besar dari tekanan psikologis yang dialami Diana sejak muda. Seperti yang diketahui, ia tak pernah lepas dari sorotan media sejak berhubungan dengan Pangeran Charles.

Namun rupanya, hal tersebut bukanlah menjadi pemicu utama bulimia yang diderita oleh sang Princess of Wales. Pasalnya, terungkap bahwa Pangeran Charles adalah sosok yang memiliki andil besar pada gangguan pola makan yang dialami oleh Diana.

Dalam ceritanya, Diana menyebut bahwa Charles pernah menyindirnya dan secara tak langsung menyebutnya gemuk. Hal itulah yang menyebabkan Diana muda merasa sangat terbebani hingga akhirnya memicu bulimianya.

"Bulimia muncul satu pekan setelah kami bertunangan," tutur Diana. "Suamiku meletakkan tangannya di pinggangku dan mengatakan, 'Agak gemuk di bagian ini', dan itu memicu sesuatu dalam diriku," lanjutnya.


Putri Diana mengatakan bahwa awalnya ia merasa senang mengalami bulimia. Kala itu Diana berpikir bahwa ia bisa menyenangkan Charles jika berat badannya turun. "Aku ingat, waktu pertama kali sakit, aku sangat senang. Karena aku merasa penyakit ini melepaskan ketegangan," kenangnya lagi.

Saking kurusnya, gaun pengantin Diana pun harus dirombak sebelum pernikahan lantaran ukuran pinggangnya menjadi berkurang drastis. "Kali pertama aku mengukur tubuh untuk gaun pernikahan, lingkar pinggangku adalah 29. Saat hari pernikahan, lingkar pinggangku jadi 23.5," tuturnya menambahkan. "(Tapi) aku menjadi kurus dengan sia-sia."

Putri Diana juga mengungkapkan bahwa Pangeran Charles sering memberikan komentar yang kasar terhadapnya. Komentar-komentar tersebut memberi dampak besar terhadap kondisi psikologisnya.

Saat Diana merasa dirinya tidak pernah cukup baik untuk menyenangkan Pangeran Charles, ia mengalami rasa rendah diri, kesepian hidup dalam di istana Kerajaan Inggris dan juga tertekan karena mendapatkan obsesi besar dari pers dan paparazzi yang selalu ingin membuat berbagai berita mengenai dirinya. Berbagai faktor tersebut membuat Diana terobsesi dengan berat badannya yang memicu kondisi bulimia yang dialaminya.

Diana sendiri mengaku bahwa ia sangat membutuhkan pertolongan atas kondisi bulimia yang dialaminya. Akan tetapi semua orang justru menyebut bahwa bulimia adalah masalah dalam dirinya yang membuat emosinya menjadi tidak stabil.

"Aku sebenarnya butuh pertolongan, tapi sepertinya aku mengirim sinyal yang salah dan orang menggunakan kondisi bulimiaku sebagai kamuflase. Mereka memutuskan bahwa itulah masalahnya. Diana tidak stabil," tuturnya.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts