Pejabat Israel Sering Lakukan Pertemuan Rahasia dengan Pemimpin Arab, Nekat Menyamar sebagai Wanita
Dunia

Fakta ini terungkap setelah PM Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan melakukan pertemuan rahasia dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS).

WowKeren - Mantan Kepala Badan Intelijen Israel (Mossad), Danny Yatom, mengungkapkan bahwa mantan perdana menteri Israel sering melakukan pertemuan rahasia dengan para pemimpin negara Arab. Terkadang pejabat Israel menyamar dengan pakaian wanita.

Dilansir dari CNN, Yatom menyebut pertemuan itu dilakukan termasuk dengan mendiang Menteri Luar Negeri Suriah Walid Muallem, kemudian mendiang Raja Hussein dari Yordania dan saudaranya, Pangeran Hassan.

Pernyataan Yatom dibuat setelah laporan mengungkapkan PM Israel Benjamin Netanyahu bertemu dan melakukan pembicaraan rahasia dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) pada Minggu (22/11) lalu.

Menurut Yatom, pertemuan semacam itu sebenarnya sering terjadi pada malam hari dan jauh dari pantauan dunia. Ia menyebut mendiang Perdana Menteri Israel Ishak Rabin mengirimnya dan Kepala Staf Ehud Barak ke Washington untuk bertemu dengan Muallem dan mantan Kepala Staf Angkatan Darat Suriah, Hikmat Shehabi, untuk membahas kemungkinan negosiasi perdamaian.

Kala itu, dia dan Barak menyamar sebagai wanita, mengenakan wig dan pakaian wanita. Mereka juga melakukan penerbangan komersial ke Washington.


Yatom menjelaskan, Muallem yang merupakan duta besar Suriah untuk Washington pada saat itu, berjanji bahwa tidak ada serangan teror yang akan diluncurkan dari Suriah setelah menandatangani kesepakatan damai.

Di sisi lain, sebelumnya pemerintah Arab Saudi membantah laporan pertemuan rahasia antara putra mahkota MBS dan Netanyahu.

Menteri Luar negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, dalam keterangannya mengaku telah melihat laporan pers yang terkait pertemuan tersebut dan dia membantah kabar itu. "Saya telah melihat laporan pers tentang pertemuan antara Putra Mahkota dan pejabat Israel selama kunjungan baru-baru ini," kata Pangeran Faisal bin Farhan.

"Tidak ada pertemuan seperti itu. Satu-satunya pejabat yang hadir adalah orang Amerika dan Saudi," imbuh Pangeran Faisal bin Farhan.

Bantahan ini menyangkal kabar yang diungkapkan oleh seorang koresponden diplomatik di lembaga penyiaran publik Israel, yang mengatakan bahwa Netanyahu dan kepala badan mata-mata Mossad, Yossi Cohen, terbang ke Arab Saudi dan bertemu Pompeo serta MBS di kota Neom.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts