Walkot Bogor Mendadak Ancam Pasal Pidana RS Tempat Habib Rizieq Dirawat, Kenapa?
Nasional
Polemik Tes Swab Habib Rizieq

Habib Rizieq dilaporkan tengah dirawat di RS Ummi Kota Bogor, Jawa Barat. Belakangan terungkap sang habib sedang diobservasi kondisi kesehatannya yang kemudian dilaporkan baik.

WowKeren - Habib Rizieq Syihab diketahui sedang dirawat di Rumah Sakit Ummi di Kota Bogor, Jawa Barat. Pihak sang Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) mengaku hanya sedang diobservasi kesehatannya dan sejauh ini dilaporkan baik-baik saja.

Namun dalam lawatannya ke RS Ummi pada Jumat (27/11) malam, Wali Kota Bogor Bima Arya mendadak menjatuhkan ancaman sanksi pidana. Rupanya ancaman ini muncul sebagai konsekuensi jika RS Ummi menghalangi proses tes swab PCR terhadap Habib Rizieq.

Awalnya Bima datang ke RS Ummi bersama Kapolresta Bogor Kombes Pol Hendri Fiuser dan Dandim 0606 Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan. Mereka datang setelah mendapat laporan Habib Rizieq dan keluarga tidak berkenan melakukan tes swab dari Dinkes Pemkot Bogor. Pihak keluarga beralasan sudah mendatangkan tim tes swab dari Mer-C.

Bima mengaku telah memberi teguran kepada RS Ummi. Sebab pihak rumah sakit tidak mengetahui siapa saja tim medis yang melakukan swab kepada Rizieq.

"Kemarin saya tegur ya. Karena kami melihat gini rumah sakit ini kan punya sistem tamu yang datang prosedurnya bagaimana, bisa terjadi di-swab tapi tidak diketahui ya," ujar Bima, dilansir dari Kumparan, Sabtu (28/11).


"Orang Pak Dandim dicek satu-satu, wali kota, dandim, kapolres, dicek satu-satu. Masa tim swab enggak ketahuan masuk ke sini? Jangan-jangan enggak pakai APD, kan begitu," imbuhnya. "Itu kita harus cek dulu gitu kan. Jadi yang menjadi tujuan kita adalah itu."

Bima menyayangkan sikap tertutup keluarga Rizieq atas hasil tes swab tersebut. "Bagi saya ini enggak ada persoalan lain kecuali menjalankan Undang-undang dengan aturan itu aja. Aturannya begitu kalau swab harus jelas lembaganya timnya gitu. Kita hanya pastikan itu," tegas Bima.

Bima menilai RS Ummi sudah kecolongan dengan datangnya tim medis ini. Bahkan ia meminta RS Ummi bersikap kooperatif karena ada pasal pidana untuk mereka yang ikut menutupi masalah ini.

"Nah pihak rumah sakit tadi siang kami lihat kecolongan itu kami tegur dan kami minta ke depan ya terbuka bekerja sama," ujarnya. "Kalau enggak, bisa kena Pasal kalau menghalang-halangi."

"Saya minta ingatkan saya tegur keras, koperatif ya. Demi semuanya. Bagi kami ya penting, kesehatan Habib penting, kesehatan di sini juga penting, di sini warga Bogor semua dan taat aturan juga penting," pungkasnya.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts