Heboh Jenazah WNI Dimasukkan Koper di Arab Saudi, Konjen RI Jeddah Bongkar Fakta
Nasional

KJRI Jeddah mengungkap fakta di balik temuan jenazah seorang WNI berinisial A (23) asal Tangerang yang ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah koper di ringroad Makkah.

WowKeren - Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Arab Saudi buka suara perihal temuan jenazah seorang WNI di sebuah koper. Konjen RI di Jeddah, Eko Hartono, menegaskan bahwa jenazah yang ditemukan tersebut bukan korban kekerasan, sebagaimana dikutip dari hasil visum.

WNI berinisial A (23) itu disebut berasal dari Tangerang dan sudah menderita sakit selama 3 bulan sebelum meninggal dunia. Dan selama sakit itu A ditampung oleh pasangan WNI yang juga bekerja di Arab Saudi.

Petaka datang ketika A meninggal dunia. Kedua WNI yang menampung wanita muda itu pun bingung harus berbuat apa sehingga memasukkan jenazah ke dalam koper.

"Setelah meninggal, penampung ini bingung dan kemudian memasukkan almarhumah dalam koper dan membuangnya di pinggir jalan," terang Eko, Senin (30/11). Keduanya lantas membuang koper berisi jenazah hingga ditemukan masyarakat setempat di dekat jalan lingkar alias ringroad Makkah pekan lalu.


Polisi setempat lantas meringkus kedua pembuang jenazah, yakni WNI laki-laki asal Serang dan wanita asal Lebak. Saat ini keduanya sudah ditahan untuk dimintai keterangan oleh aparat Arab Saudi.

"Hari ini ini kita akan dampingi untuk interogasi. Kemarin dan sebelumnya kita urusi mayatnya untuk autopsi," tutur Eko. Terkait apakah jenazah A akan dimakamkan di Arab Saudi atau Indonesia pun masih belum ada kejelasan. Eko menyebut akan menanyakan terlebih dahulu kepada pihak keluarga mendiang.

Sementara itu KJRI Jeddah bersama Kementerian Luar Negeri telah menghubungi keluarga korban dan melakukan pendampingan hukum terhadap dua WNI yang ditangkap. "KJRI telah menyediakan jasa penerjemah selama kedua WNI tersebut menjalani pemeriksaan dari otoritas setempat," pungkas Eko.

Di sisi lain Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu Judha Nugraha memastikan bahwa mendiang A berstatus sudah melebihi izin tinggal di Arab Saudi. "Belum ada detailnya, namun Almarhumah berstatus overstayer di Saudi," ujar Judha, dikutip dari Kumparan.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts