Banyak Orang Kaya Tak Punya NPWP, Ekonom Soroti Ketimpangan Pajak di Indonesia
Nasional

Ekonom INDEF Bhima Yudhistira menilai tak sedikit dari orang kaya yang seharusnya menjadi objek wajib pajak justru lari dari tanggung jawabnya untuk membayar pajak.

WowKeren - Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani menyebut jika rasio pajak di Indonesia masih rendah. Salah satu penyebabnya adalah tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak yang masih rendah.

Namun Ekonom di Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira tidak sepakat akan hal ini. Menurutnya, tak sedikit dari orang kaya yang seharusnya jadi objek wajib pajak justru justru lari dari tanggung jawabnya.

Menurutnya, masih banyak orang kaya yang belum memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Sedangkan di lain sisi mahasiswa mulai diingatkan untuk membayar pajak.

"Banyak orang kaya yang tidak memiliki NPWP sementara sekarang ada sosialisasi sampai ke kampus-kampus mahasiswa diharapkan punya NPWP," kata Bhima dilansir Detik, Jumat (4/12). "Nah ini kan akhirnya menimbulkan ketimpangan perpajakan sebenarnya nah di sini akar masalahnya."


Oleh sebab itu, pemerintah tidak bisa menjadikan hal ini sebagai alasan. Bisa jadi, pemerintah lebih banyak menarik pajak dari masyarakat berpendapat rendah ketimbang wajib pajak yang penghasilannya tinggi. Sebelumnya, Menkeu menyebut jika masih ada masyarakat yang menganggap membayar pajak bukan suatu kewajiban melainkan bentuk penjajahan.

"Tidak bisa kemudian menyalahkan misalkan sesederhana UMKM itu tidak mau membayar pajak karena dianggap bentuk penjajahan," kata Bhima melanjutkan. "Jadi jangan-jangan wajib pajak di Indonesia ini enggan membayar pajak karena pemerintah tidak tegas kepada wajib pajak yang kakap."

Hal senada juga disampaikan oleh Ekonom dari Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet. Menurutnya, masih ada orang kaya yang justru menghindar dari kewajibannya untuk membayar pajak.

"Kalau saya lihat itu memang kombinasi ya kalau berbicara teks bagi orang kaya," kata Yusuf masih dilansir Detik. "Memang kita tidak bisa luput memang ada beberapa oknum orang kaya yang kemudian melakukan penghindaran pajak."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts