Evakuasi Sriwijaya Air Temukan Badan Pesawat, Ada Roda Hingga Baju Anak
Basarnas.go.id
Nasional
Sriwijaya Air Hilang Kontak

Tim gabungan dari Denjaka baru saja menyampaikan temuan-temuan terbaru proses evakuasi pesawat Sriwijaya Air. Dilaporkan penemuan roda sampai baju anak hingga Minggu (10/1) pagi.

WowKeren - Pemerintah kembali menyampaikan perkembangan terbaru proses evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1). Perkembangan ini berupa temuan terbaru serpihan hingga barang yang diduga berasal dari pesawat itu.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melaporkan tim gabungan telah menemukan beberapa puing-puing pesawat Sriwijaya Air SJ182. Temuan ini berupa bagian ban, badan pesawat hingga life vest penumpang pesawat tujuan Jakarta-Pontianak itu.

Hadi menjelaskan kondisi visibility (jarak pandang) bawah air cukup jelas sehingga memudahkan penyelam melakukan pencarian. Diharapkan, tim evakuasi bisa menemukan bagian lain dari pesawat dan korban sehingga bisa segera dilakukan pengangkatan.

”Ditemukan pecahan karena terbukti ada live vest, juga warna bagian pesawat, juga bagian dari ada registrasinya, ditemukan dari kedalaman 23 meter," jelas Hadi dalam konferensi pers di atas KRI John Lie 358, seperti dilansir dari CNNIndonesia, Minggu (10/1). “Mudah-mudahan bisa diangkat kalau tidak ada perubahan arus. Untuk kondisi sekarang, arus bagus, jarak pandang juga bagus.”

Sementara itu, tim gabungan dari Detasemen Jalamangkara (Denjaka) menjelaskan kronologi penemuan yang dilakukan pihaknya. Denjaka telah menemukan benda yang diduga mirip roda pesawat, nomor tempat duduk, hingga baju anak-anak berwarna pink.


”Tepat pukul 09.30 WIB penemuan serpihan pesawat Sriwijaya Air berupa Plat besi berukuran panjang kurang lebih 3 meter di kedalaman 16 meter," dalam akun Instagram Marinir TNI AL, Minggu (10/1). “Kemudian pada pukul 10.05 WIB ditemukan serpihan bodi pesawat, serpihan mesin pesawat dan hidrolik kabin penumpang."

Kabar ini telah dikonfirmasi langsung oleh Humas Marinir. Komandan KRI Kurau Mayor Laut Nur Rochim yang berada di lokasi evakuasi juga mengungkap pihaknya menemukan serpihan pesawat, ban, dan celana anak kecil bewarna pink.

”Pukul 08.30, tim kopaska TNI AL dan tim penyelaman menyerahkan barang temuan ke KRI Kurau,” ujar Nur Rochim. “Berupa serpihan ban, celana anak kecil warna pink, dan serpihan pesawat selanjutnya tim KRI Kurau menyerahkan ke basarnas.”

KRI Kurau telah membawa serpihan ke JICT, Jakarta Utara dan akan langsung diteliti oleh tim DVI. Nantinya, properti diduga milik korban akan dikumpulkan di posko antemortem agar keluarga atau sanak keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 bisa membantu proses identifikasi dari barang-barang yang dikumpulkan tersebut.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts