Kurs Ringgit Langsung Merosot Sehari Usai Malaysia Resmi Umumkan Keadaan Darurat Nasional
pexels.com/Thilipen Rave
Dunia
Potensi Resesi Imbas COVID-19

Kurs Ringgit Malaysia mengalami penurunan drastis pada perdagangan Selasa (12/1) hari ini. Nilai tukar ringgit jatuh usai pemerintah Malaysia mengumumkan keadaan darurat nasional.

WowKeren - Selasa (12/1), Kurs ringgit Malaysia merosot drastis melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan, usai pemerintahnya menetapkan kondisi darurat nasional. Ringgit sebenarnya membuka perdagangan dengan menguat 0,25% melawan dolar AS. Tapi kemudian keadaan langsung berbalik merosot hingga 0,54% ke RM 4,072/US$ yang merupakan level terlemah dalam 1 bulan terakhir.

Dilansir dari CNBC Indonesia, pada pukul 13:28 WIB, posisinya sedikit membaik dan berada di RM 4,062/US$, dengan pelemahan tersisa 0,3%. Sementara itu di waktu yang sama ringgit juga melemah 0,16% melawan rupiah di Rp 3,478,8/RM.

Sehari sebelumnya, tepatnya pada Senin (11/1), Raja Malaysia, Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah mengumumkan keadaan darurat nasional. Pendeklarasian keadaan darurat tersebut dilakukan untuk melawan lonjakan kasus Covid-19 di Malaysia yang sudah mengancam sistem kesehatan negara itu.

"Wabah Covid-19 di negara ini berada pada tahap yang sangat kritis dan ada kebutuhan untuk keadaan darurat," bunyi pernyataan dari istana nasional, dikutip dari AFP.


Perdana Menteri Muhyiddin Yassin juga telah meminta keadaan darurat diumumkan dalam pertemuan dengan Raja pada hari Senin (11/1). Muhyiddin juga mengumumkan pembatasan baru yang ketat di lebih dari separuh negara bagian. Termasuk memerintahkan warga untuk tinggal di rumah semua kecuali tujuan penting.

Penutupan sebagian besar bisnis juga dilakukan. Ia memperingatkan sistem perawatan kesehatan Malaysia sudah berada di titik puncak. Lockdown dilakukan di Kuala Lumpur dan lima negara bagian selama dua minggu. Ini menyusul kasus kumulatif yang menyentuh lebih dari 135 ribu kasus per minggu.

Hal yang sama juga dilakukan Indonesia yang membuat rupiah cukup tertekan melawan dolar AS. Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang lebih ketat, atau yang saat ini disebut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) resmi dimulai Senin kemarin.

PPKM berlangsung di pulau Jawa dan Bali mulai hari ini hingga 25 Januari mendatang. Kebijakan tersebut diterapkan oleh pemerintah guna menekan penyebaran penyakit akibat virus corona (Covid-19).

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts