Ibunda Indah Permatasari Maki Arie Kriting 'Iblis', Mbak You Ramal 'Bahaya' Usai Nikah
Instagram
Selebriti
Pernikahan Arie Kriting-Indah Permatasari

Peramal Mbak You sempat menasihati Arie Kriting agar tak berhenti mendekati ibunda Indah Permatasari, Nursyah. Jika tidak, pernikahan Arie dan Indah justru dalam bahaya.

WowKeren - Konflik ibunda Indah Permatasari, Nursyah, dengan menantunya, Arie Kriting, masih jadi sorotan publik. Hingga kini Nursyah mengaku tak sudi melihat wajah Arie hingga menyindir suami Indah sebagai iblis.

"Tapi yang tidak wajarnya itu si kriting iblis itu, dia bawa anak saya langsung keluar," kata Nursyah. "Saya demi Allah, demi Rasul, dunia dan akhirat, saya tidak mau lihat orang itu (Arie Kriting). Itu orang jahat yang tidak sopan. Jangankan datang ke nikahan mereka, lihat wajahnya si Kriting saya muak. Saya cuma kasihan sama Indah."

Rasa kesal Nursyah ini bukan kali pertama ia lontarkan. 2019, Nursyah juga menghina Arie habis-habisan dan menyalahkan komika tersebut karena membuat Indah meninggalkan rumah.

Menanggapi konflik tersebut, peramal Mbak You sempat mengungkap nasihat bijak buat Arie. Mbak You menilai akan lebih baik jika Arie terus berjuang mendekati ibunda Indah. Jika tidak, bahaya akan mengancam kelangsungan pernikahan Arie dan Indah.


"Baiknya Arie mendekati ibunya dan bisa berkomunikasi dengan baik," seru Mbak You. "Kalau pun mereka menikah pun akan sebentar, karena akan timbul permasalahan lagi."

Disisi lain, Arie bukannya tak berusaha mendekati ibunda Indah. Ia bahkan menuliskan surat buat Nursyah.

"Kepada Ibu yang Melahirkan Kekasihku Saya minta maaf sebesar-besarnya untuk segala kekurangan yang hadir dari diri saya sebagai manusia biasa. Saya tidak bisa memilih dari keluarga seperti apa saya dilahirkan. Bagaimana wujud saya ditakdirkan. sejak awal perbedaan ini telah menjadi salah satu ganjalan bagi Ibu menerima kahdiran saya. Juga mungkin ada beberapa sikap saya yang kurang berkenan. Jika tidak bisa bertemu langsung dan memohon izin ketika akhirnya hati saya dan anak ibu bertaut satu dengan lainnya," tulis Arie. "ejak awal saya mengetuk pintu depan ibu, tiada ada sedikit pun tujuan buruk hadir di dalam benak saya terhadap keluarga ibu. Pun untuk jatuh cinta kepada anak ibu yang tampak seperti bidadari itu, mana saya berani. tetapi takdir membawa saya pada satu titik yang memang membngungkan. Di satu sisi, anak ibu telah pula benar-benar rela saling membantu dengan saya mencapai hidup yang lebih baik. Namun di satu sisi, saya juga paham bahwa mungkin saya bukanlan sosok anak mantu yang ibu idam-idamkan. Saya memang bukan raja atau pangeran. Bukan pula anak pejabat atau saudagar kaya. Saya tidak memiliki semua kemewahan dan kemulian tersebut. Tetapi satu yang bisa saya pastikan kepada Ibu, bahwa saya adalah seorang petarung yang tangguh."

"Saya meraih apa yang hari ini saya dapat dengan kerja keras. Saya tidak pernah mengeluh dengan keterbatasan saya. Saya pejuang yang hebat Ibu. saya jujur dan tidak pernah merugikan orang lain," lanjut Arie. "Saya tulus apa adanya. Dan pada saat ini, saya juga rela memberikan segala-galanya untuk membahagaikan anak ibu. Saya akan berusaha setia hingga akhir hidupnya. Saya melihat Ibu telah memilih seorang laki-laki yang sabar sebagai suami. Percayalah saya sama sabar dan bijaksananya seperti suami ibu. Jika ibu bahagia dan setia dengan pilihan laki-laki ibu saat ini, ku harap ibu bisa mengerti perasaan anak ibu kepada saya. Saya mohon maaf atas segala ketakutan dan keterbatasan saya selama ini. saya takut kehadiran saya secara langsung akan membuat Ibu melepaskan amarah. Maka saya berusaha menu jukkan keseriusan dan kasih sayang saya kepada anak Ibu dan keluarga Ibu dari jarak jauh. Namun jarak memang sering mengaburkan pandangan.Maka jika ibu izinkan saya untuk menemui Ibu, mencium tangan dan memohon restu Ibu sekali lagi, saya akan dengan senang hati hadir dan bersujud di hadapan ibu. Dan setelah itu saya akan berjanji untuk sekuat tenaga membawa kebahagiaan bagi kita semua."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts