Syekh Ali Jaber Meninggal, Anak dan Istri Disebut Kuat Dan Biasa Hadapi Musibah
Selebriti
Syekh Ali Jaber Meninggal

Kepergiaan Syekh Ali Jaber untuk selama-lamanya tentunya meyisakan duka mendalam bagi keluarga. Sang mertua lantas mengungkapkan kondisi anak dan istri almarhum saat ini.

WowKeren - Syekh Ali Jaber telah dimakamkan di Pondo Pesantren Daarul Quran, Cipondoh, Tangerang pada Kamis (14/1). Kepergian ulama karismatik itu untuk selama-lamanya telah menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Indonesia.

Kepergian Ali Jaber di usia 44 tahun itu telah diterima dengan tegar dan ikhlas oleh istri dan anaknya. Hal ini diungkapkan oleh sang mertua, Arif Rahman terkait kondisi terkini dari istri Ali Jaber, Umi Nadia dan anaknya, Hasan.

Arif menyebut keluarga Ali Jaber selama ini sudah terbiasa dalam menghadapi musibah. Karena itu, mereka sudah menerima dengan lapang dada dan menyerahkan semua hal baik dan buruk kepada Tuhan.

”Kondisinya dari anak-anak baik,” kata Arif saat ditemui awak media, Kamis (14/1). “Ini kan Syekh Ali Jaber ini keluarga yang taat, jadi sudah biasa menghadapi musibah, menghadapi kegembiraan, semuanya dihadapi dengan kedekatan beliau dan keluarganya kepada Allah SWT.”


Arif pun memuji almarhum menantunya itu. Dari sudut pandangnya, Ali Jaber selama ini selalu menunjukkan kerendahan hati dan selalu mau mendengarkan ilmu orang lain. Ia juga menyanjung bagaimana sosok menantunya itu selalu menggunakan ilmunya untuk menebar ajaran kebaikan dan membesarkan agamanya.

”Sifatnya sehari-hari itu sifatnya rendah hati, tidak sombong, dia mau mendengarkan ilmu orang lain,” puji Arif. “Lalu yang ketiga, yang saya senang sekali dengan beliau, semua ilmu dari mana-mana itu oleh beliau akan dipakai sebagai kekuatan untuk membesarkan umat Islam.”

Dalam kesempatan ini, Arif juga turut menyampaikan keinginan sang menantu semasa hidup. Ali Jaber telah berpesan kepada umat Islam agar selalu berpegang teguh pada Alquran dan mengamalkannya di kehidupan sehari-hari.

”Sebab kekuatan beliau, beliau menginginkan supaya umat Islam itu menguasai Alquran, menguasai ilmu di dalamnya, lalu juga mengamalkan apa yang ada di dalam Alquran,” pesan Arif. “Dan kemudian juga kami menginginkan bantuan dari media untuk bisa mensiarkan kehangatan dari kejadian sore hari ini.”

Seperti diketahui, Syekh Ali Jaber menghembuskan napas yang terakhir di Rumah Sakit Yarsi pukul 08.30 WIB hari ini. Ia menjalani perawatan di rumah sakit sejak akhir Desember setelah terinfeksi virus corona. Ali Jaber juga dikabarkan sempat mengalami kritis pada Rabu (13/1). Ia dipastikan meninggal dunia dalam keadaan negatif COVID-19.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts