Tim DVI Berhasil Identifikasi 6 korban Sriwijaya Air Lagi, Satu Pramugari
Nasional
Sriwijaya Air Hilang Kontak

Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengindentifikasi 6 korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 lagi yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu. Ini rincian data korban.

WowKeren - Tim Disaster Victim Identification (DVI) kembali melaporkan data korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang berhasil diidentifikasi pada Kamis (14/1). Sebanyak 6 korban pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1) telah dipastikan identifikasinya.

Tim DVI melaporkan 6 korban ini merupakan 5 penumpang dan 1 pramugari. Identifikasi ini berhasil dilakukan dengan menggunakan sidik jari dan pencocokan DNA.

“Hasil hari ini, tim DVI telah melakukan rekonsiliasi dan berhasil mengidentifikasi sebanyak 6 korban” kata Karopenmas Polri Brigjen Rusdi Hartono di RS Polri Kramat Jati seperti dilansir dari CNNIndonesia, Kamis (14/1). “Rekonsiliasi melalui sidik jari dan melalui pencocokan DNA.”

Rusdi merinci nama kelima korban yang berhasil diidentifikasi adalah Ricko, Ihsan Adhlan, dan Supianto, Pipit Piyono, dan Yohanes Suherdi. Kelimanya tercatat di manifest sebagai penumpang. Sedangkan satu korban lainnya adalah Mia Tresetyani yang tercatat di manifest sebagai pramugari.


Dalam kesempatan ini, Rusdi juga melaporkan perkembangan terbaru dari proses evakuasi dan pencarian korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang. Ia menyebut pihaknya sudah menerima sebanyak 139 kantong jenazah berisi potongan tubuh korban hingga Kamis (14/1) hari ini.

Selain itu, Tim DVI juga masih menunggu 3 sampel dari keluarga korban. Sejauh ini, sudah ada 59 sampel DNA yang sudah didapatkan oleh Tim DVI di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya.

”Dari diskusi yang kami lakukan dengan Kepala RS telah diidentifikasi DNA dari keluarga 59,” kata Budi di lokasi. “Masih kurang 3 tapi info dari Sriwijaya akan dikirim hari ini jadi lengkap 62.”

Budi turut memberikan apresiasi atas kinerja Tim DVI yang bergerak cepat melakukan pencocokan sampel DNA untuk mengidentifikasi para korban. Hal ini sesuai perintah Presiden Jokowi yang meminta tim bekerja cepat membantu para keluarga penumpang Sriwijaya Air.

”Kedua apresiasi RS Polri yang secara sistematis secara aktif persiapkan proses identifikasi yang menurut saya professional,” ungkap Budi Karya. “Maka harapan Bapak Presiden lakukan pelayanan Insyaallah bisa dijalankan baik.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts