Majene Sulbar Kembali Diguncang Gempa Pagi Ini
Nasional
Gempa Majene Sulbar

Adapun pusat gempa berada di darat, 20 kilometer timur laut Majene. Gempa tersebut dilaporkan terjadi di kedalaman 10 kilometer dan dinyatakan tak berpotensi tsunami.

WowKeren - Gempa kembali mengguncang Majene, Sulawesi Barat, pada Sabtu (16/1) pagi ini. Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa dengan magnitudo 5,0 tersebut terjadi sekitar pukul 06.32 Wib.

Adapun pusat gempa berada di darat, 20 kilometer timur laut Majene. Gempa tersebut dilaporkan terjadi di kedalaman 10 kilometer dan dinyatakan tak berpotensi tsunami.

Laporan BMKG

Twitter/@infoBMKG

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene menyatakan belum ada laporan terkait dampak gempa yang terjadi pagi ini. Selain itu, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai gempa tersebut.

Sebelumnya, gempa dengan magnitudo 6,2 mengguncang Majene pada Jumat (15/1) kemarin. Menurut BMKG, pusat gempa kemarin berada di darat, 6 kilometer Timur Laut Majene.


Gempa tersebut menelan puluhan korban jiwa dan membuat banyak bangunan mengalami kerusakan. Hingga kini, tercatat sudah ada 43 orang korban tewas dalam bencana alam gempa Sulbar ini.

Sebanyak 34 orang dilaporkan tewas di Kabupaten Mamuju. Sedangkan sembilan orang lainnya meninggal dunia di Majene.

Selain itu, sebanyak 189 orang di Mamuju dilaporkan mengalami luka berat akibat gempa. Kemudian sekitar 637 orang di Majene juga mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan rawat jalan. Kurang lebih ada 15.000 orang mengungsi di 10 titik pengungsian akibat bencana ini.

Tak hanya mengalami kerusakan bangunan dan korban jiwa, sebagian wilayah Mamuju juga dilaporkan belum menerima aliran listrik pasca gempa. Untuk daerah Majene, seluruhnya masih dalam kondisi padam listrik. Gempa juga menyebabkan longsor di sejumlah titik.

Presiden Joko Widodo juga telah mengungkapkan belasungkawa yang sangat mendalam atas bencana gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene. Ia juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk tetap tenang dan terus mengikuti arahan dari petugas setempat selama bencana terjadi.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts