Pernikahan Arie Kriting-Indah Permatasari Disumpahi Berantakan, Ayah Mertua Legowo Kirim Doa Haru
Instagram /imagenic
Selebriti
Pernikahan Arie Kriting-Indah Permatasari

Ayah Indah Permatasari, Nasrudin, mendoakan pernikahan sang putri dan Arie Kriting selalu harmonis. Nasrudin juga memberikan pesan khusus buat Arie yang hingga saat ini belum direstui ibunda Indah.

WowKeren - Fakta baru terkait pernikahan Indah Permatasari dan Arie Kriting terkuak. Tak disangka-sangka, ayah Indah, Nasrudin, mengungkap pernyataan mengejutkan.

Ternyata, Nasrudin berbohong pada Nursyah sang istri. Ia sebenarnya justru merestui Indah dan Arie untuk menikah.

"Karena ibu (istri) ini berusaha untuk menghalang-halangi untuk menikah, ya akhirnya berusaha walaupun saya berbohong kepada ibu. Akhirnya saya mewakili anak saya supaya saya tidak ketahuan karena kalau ketahuan pasti ribut," seru Nasrudin via "Intens Investigasi". "Kalau kedua-duanya ingin menikah, kenapa orangtuanya tidak mau nikahkan gitu, saya takut di belakangnya ada fitnah, sedangkan kan tanggungjawabnya orangtua yang mau menikahkan anaknya. Saya sendiri yang datang ke KUA sama Indah."

Nasrudin juga sempat memberikan pesan bijak buat Arie. Ia berharap menantunya itu bisa kuat menghadapi ujian terkait pernikahannya dan Indah.

"Mudah-mudahan lambat laun akan (merestui). Namanya pernikahan kan biasa ada pertengkaran. Mudah-mudahan nanti akan baik-baik aja," kata Nasrudin. "Dukungannya ya mudah-mudahan dia (Indah) sehat aja dan bisa mempertahankan pernikahan. Utamanya Arie yah karena ini banyak tantangan, ibunya Indah."


Sebelumnya, Nursyah sempat melontarkan sumpah serapah usai Indah dan Arie menikah pada 12 Januari. Nursyah sempat mendoakan pernikahan Indah dan Arie bakal berantakan.

"Saya demi Allah, demi rasul, dunia akhirat, saya tidak mau lihat orang itu tapi anakku tetap anakku. Demi Allah, saya enggak mau tahu (pernikahannya). Semoga terbelah, berantakan," seru Nursyah.

Namun Arie mencoba tegar dan mengunggah pesan bijak. Ia menegaskan kalau restu ibu adalah yang utama. Ia berjanji akan tetap menghormati ibunda Indah meski belum mendapat restu.

"Restu Ibu Itu Utama. Seribu restu dari banyak orang, belum tentu menyamai sebuah restu dari seorang ibu. Sayangnya, kami masih belum beruntung memilikinya saat ini. Setelah berjuang masing-masing selama tiga tahun, kami merasa sudah cukup yakin untuk melengkapi ibadah kami. Setelah ini kami berharap diberi jalan oleh Allah SWT untuk melanjutkan perjuangan mengumpulkan kebaikan lainnya bersama-sama. Hari ini belum mendapatkan berkah restu tersebut, mungkin besok atau nanti. Namun doa dan rasa hormat kami tidak pernah terputus," harap Arie.

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts