Jane Shalimar Layangkan Somasi, Keluarga Arsya Wijaya Kecewa Hingga Ungkap Fakta Berbeda
WowKeren/Fernando
Selebriti
Perceraian Jane Shalimar

Masalah Jane Shalimar dengan suaminya, Arsya Wijaya belum juga selesai. Terkait somasi yang dikirimkan Jane, pihak Arsya Wijaya mengaku kecewa dan tak terima.

WowKeren - Masalah Jane Shalimar dengan suaminya, Arysa Wijaya belum juga berakhir. Bahkan beberapa waktu lalu, Jane melayangkan somasi untuk Arsya terkait aset-asetnya yang belum dikembalikan.

Menanggapi somasi ini, pihak Arsya Wijaya akhirnya buka suara. Kuasa hukum Arsya, Heri Wijaya mengungkap fakta berbeda dari pernyataan Jane soal aset-asetnya yang disebut masih ditahan.

"Kami di sini untuk menanggapi soal somasi yang dilayangkan oleh kuasa hukum rekan Jane Shalimar yang menyangkut tentang soal klien kami yang dianggap lalai dalam menyelesaikan registrasi di KUA dan soal barang-barang dalam perkawinan," kata Heri saat ditemui WowKeren, Selasa (19/1).

"Klien kami tidak bermaksud untuk menguasi barang-barang pribadi rekan klien kami," sambungnya. "Klien kami membuka untuk rekan klien kami memgambil barang-barang miliknya dan itu sudah diLakukan pada tanggal 14 Januari. Jadi semua barang kita balikin, kita tidak menghalangi atau menggelapkan dan sebagainya."

Selain itu, Arsya juga disebutkan sudah serah terima barang kepada pihak Jane yang diwakili oleh tantenya saat itu. "Jika pihak lain yang ingin mengambil barang-barang dimohon untuk mmeberi daftar nama barang," saran Heri. "Kan kamrin kami juga serah terima barang ke pihak kuasa hukum Jane dan tantenya jadi tidak satu pun yang tertinggal."


Terkait hal ini, keluarga Arsya juga mengaku sangat kecewa dan tak terima dengan semua pernyataan Jane di media. Mereka pun menyebut jika semua pernyataan Jane adalah kebohongan.

"Disini saya hadir mewakili keluarga besar Cecep (Arsya Wijaya) yang tidak terima dengan pernyataan pihak Jane kepada Cecep," ungkapnya. "Awalnya pihak keluarga tidak mau ikut campur cuman seiring waktu dengan pemberitaan Cecep yang menyudutkan jadi keluarga merasa kecewa."

"Jadi seolah-olah apa yang disampaikan sangat menyudutkan, dan pihak keluarga tahu persis apa yang disampaikan adalah kebohongan," imbuh pihak keluarga Arsya. "Ada pun tidak sesuai dengan apa yang disampaikan. Janganlah menggiring untuk membunuh karakter. Intinya pihak keluarga kecewa."

Arsya mengaku terkejut dengan somasi yang dikirimkan Jane untuknya. Pasalnya ia merasa tidak melakukan semua hal yang dituduhkan Jane.

"Kita terima (somasi) dua hari sebelum mereka datang ke rumah klien kami mengambil barang, makanya kami kuasa hukum sempat terkejut juga karena kami tengah menersiapkan," papar Heri. "Biasanya dikasih waktu tujuh hari untuk menanggapi tapi mereka nyelonong aja dimana mengaku tantenya didampingin penasihat hukum Jane."

Sekali lagi, Arsya mengeaskan jika dirinya tidak menahan ataupun ingin menguasai barang-barang milik Jane. "Yang disomasi ada bebrapa yang jelas barang yang besar itu ada mobil, kamera besar. Yang kecil pun yang sudah saya berikan. Sekali lagi saya tidak menguasa barang," tutup Arsya.

(wk/lara)

You can share this post!

Related Posts