Formula E DKI Jakarta Kembali Ditunda, Uang 'Mahar' Rp560 Miliar Hilang?
Nasional
Kontroversi Formula E

Pemprov DKI Jakarta meminta Formula E kembali ditunda karena situasi pandemi COVID-19 yang masih berbahaya. Lantas apakah commitment fee Rp560 miliar hilang?

WowKeren - Sedianya pada 2020 lalu, DKI Jakarta menjadi tuan rumah pelaksanaan ajang balap mobil listrik Formula E. Namun akhirnya rencana ini ditunda karena pandemi COVID-19, termasuk di tahun 2021 ini.

Hal ini sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies disebut sudah meminta penyelenggara menunda dan hal itu pun sudah disetujui Organizing Committee (OC) Formula E Jakarta.

"Sehubungan perkembangan COVID-19 di berbagai belahan dunia, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan arahan yang diterima Organizing Committee Formula E Jakarta," terang Communication Manager PT Jakarta Propertindo, Melisa Sjach, Jumat (22/1). "Bahwa penyelenggaraan Jakarta E-Prix ditunda."

Lantas dengan penundaan Formula E, apakah commitment fee yang sudah pernah diserahkan DKI Jakarta akan hilang? Sebab seperti diketahui, DKI Jakarta menyerahkan uang komitmen sampai senilai Rp560 miliar.

"Dipastikan dana commitment fee tidak akan hilang," terang Melisa, dilansir dari Viva. "Alasannya penundaan ini termasuk karena adanya pandemi COVID-19 yang melanda Ibu Kota."


Selanjutnya, Jakarta Propertindo bersama dengan Pemprov DKI dan Dinas Pemuda dan Olahraga akan terus memantau situasi terkini di Ibu Kota. Pemerintah Provinsi DKI pun akan terus berkomunikasi untuk melihat kemungkinan penjadwalan ulang.

"Kami mendukung langkah yang diambil pemerintah sebagai upaya preventif terhadap perkembangan COVID-19," tutur Melisa. "Dengan pertimbangan mengutamakan keselamatan masyarakat di Indonesia, khususnya di Ibu Kota."

Keputusan penundaan ini pun, dituturkan Melisa, sudah disepakati oleh Formula E Operations (FEO) selaku promotor dan pemegang lisensi ABB FIA Formula E Championship. Harapannya pandemi COVID-19 bisa segera berlalu sehingga ajang balapan bisa diselenggarakan.

"(Sebab) Formula E merupakan cara promosi yang efektif untuk melawan perubahan iklim dan polusi udara di wilayah metropolitan seperti Jakarta," pungkas Melisa. "Sekaligus membawa peluang pertumbuhan industri dan ekonomi kreatif."

Sebagai informasi, Pemprov DKI Jakarta menyerahkan commitment fee senilai Rp560 miliar untuk penyelenggaraan Formula E. Dana itu diambil dari APBD DKI Jakarta dan sempat menjadi pro-kontra ketika pandemi COVID-19 melanda Ibu Kota.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts