Tayangkan CCTV Pelecehan Seksual Terhadap Lansia, Program SBS 'Curious Stories Y' Tuai Kontroversi
TV

Program SBS 'Curious Stories Y' menuai kontroversi setelah menayangkan rekaman CCTV pelecehan seksual terhadap nenek berusia 85 tahun. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

WowKeren - Episode terbaru "Curious Stories Y" yang tayang di SBS belum lama ini menuai telah kontroversi. Pasalnya, tim produksi menayangkan konten yang tidak seharusnya disiarkan yakni rekaman pelecehan terhadap nenek berusia 85 tahun yang bernama Kim.

Kim adalah seorang lansia yang tinggal sendiri di lingkungan pedesaan yang dihuni kurang dari 30 keluarga. Ia telah didiagnosis dengan masalah ginjal dan kesulitan mobilitas sejak lama. Karena kondisi tersebut, ia telah menjadi korban pelecehan seksual dari seorang pemimpin pria muda di lingkungan itu yang bernama Park.

Menurut Kim, Park telah mengunjunginya lebih dari 5 tahun yang lalu. Setiap berkunjung, dia akan meraba-raba payudaranya kemudian menurunkan tangannya ke celana. Pelecehan tersebut dimulai dengan tiba-tiba dan berlanjut tanpa henti karena Kim tak memiliki kekuatan fisik untuk melawan. Akibatnya, dia hanya bisa duduk diam saat Park melancarkan aksinya.

Karena malu, butuh waktu yang lama bagi Kim sampai akhirnya berani menceritakan masalah ini pada anak-anaknya. Awalnya dia meminta mereka untuk memasang gerbang di depan rumahnya agar Park tidak bisa masuk dengan mudah. Ketika mereka bertanya apa alasannya, Kim akhirnya mengaku telah dilecehkan oleh Park.

"Itu adalah pengalaman yang memalukan. Terkadang aku menangis. Aku begadang di malam hari karena takut. Aku bahkan berpikir untuk mati karena tidak mengerti pentingnya hidup," tutur Kim.

Namun alih-alih sebuah gerbang, anak-anak Kim justru memilih untuk memasang CCTV. Tujuannya bukan hanya untuk memeriksa apakah pengakuan Kim benar, namun juga untuk mendapatkan bukti apakah pelecehan tersebut benar-benar terjadi. Yang membuat mereka jijik, CCTV memang benar merekam aksi Park saat melecehkan Kim selama beberapa hari.


Sayangnya saat anak-anak Kim menggugat Park atas pelecehan seksual, pengadilan memutuskan dia tidak bersalah. Ada banyak faktor yang mempengaruhi hal ini, namun rekaman CCTV-lah yang akhirnya menguntungkan Park. Pasalnya pengadilan menilai bahwa Kim telah "memberikan persetujuan karena pasrah" saat dilecehkan oleh Park.

Tayangkan CCTV Pelecehan Seksual Terhadap Lansia, Program SBS \'Curious Stories Y\' Tuai Kontroversi

Source: SBS

Tak lama setelah episode tersebut ditayangkan, pemirsa "Curious Stories Y" menjadi sangat frustasi. Mereka mengkritik tim produksi karena menayangkan rekaman CCTV yang sebenarnya dari pelecehan tersebut. Netizen mengeluhkan "kurangnya kepekaan tim produksi", terutama karena Kim berkata dia malu dengan apa yang terjadi.

"Petisi harus dibuat untuk tindakan hukum terhadap tim produksi yang menayangkan rekaman CCTV pelecehan seksual," tulis seorang netter. "Aku bingung dengan bagaimana produser acara ini mendapatkan pekerjaan. Bagaimana dia masih mempertahankan posisinya?" imbuh netter yang lain. "Menyiarkan rekaman itu benar-benar melecehkan nenek lagi," timpal yang lain.

"Bukankah seharusnya tim produksi lebih berhati-hati tentang apa yang harus dilakukan dengan rekaman CCTV?" ujar netter yang lain. "Tentang rekaman CCTV itu, apakah tim produksi tidak peduli dengan hak asasi korban?" sahut yang lain. "Aku akan mengajukan keluhan resmi tentang hal ini," pungkas netter lainnya.

Sementara itu, "Curious Stories Y" belum memberikan tanggapan resmi. Namun karena kekhawatiran terus meningkat, pemirsa berharap rekaman tersebut akan diedit dari tayangan ulang di masa mendatang. Petisi lain juga beredar agar polisi kembali menyelidiki kasus ini dan melakukan penangkapan terhadap Park.

(wk/eval)

You can share this post!